Buwas Tegaskan Penjara Binatang Buas Tak Langgar HAM

Patricia Vicka    •    Selasa, 17 Nov 2015 20:16 WIB
narkoba
Buwas Tegaskan Penjara Binatang Buas Tak Langgar HAM
Buwas dalam sebuah acara di Yogyakarta, MTVN - Patricia Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso berencana segera membuat pulau khusus untuk memenjarakan pengedar narkoba. Di sekeliling pulau, pria yang akrab disapa Buwas itu akan menempatkan buaya. Buwas pun menegaskan rencana tersebut tak melanggar hak asasi manusia (HAM).

Buwas mengatakan penempatan buaya sekaligus melestarikan binatang buas yang dilindungi. Jadi, buaya dan binatang buas lain bukan digunakan untuk membunuh pengedar narkoba. 

"Kalau pengedar keluar dari pulau, konsekuensinya ya risiko sendiri. Dimakan buaya itu kesalahannya sendiri," kata mantan Kabareskrim Polda Metro Jaya ini disela-sela kunjungannya ke Kantor Gubernur Yogyakarta, Selasa (17/11/2015).

Buwas menganggap rencana itu memberi efek jera kepada para pengedar narkoba. Dengan demikian, angka peredaran narkoba bisa ditekan.

"Yang kita awasi(dengan binatang buas) adalah pembunuh masal yang membunuh 30 hingga 40 manusia Indonesia. Janganlah kita bela pembunuh massal itu," katanya.

Sebagai langkah awal, BNN mendatangkan harimau dan ikan piranha asli dari hutan Amazone, Amerika. Setelah penelitian, kedua binatang itu memenuhi syarat untuk menjadi penjaga penjara pengedar narkoba.

"Kalau hanya mengandalkan aparat saja mereka tidak mampu. Indonesia sangat luas. Pelabuhan tikus ada banyak Maka harus ada komitment bersama masyarakat memberantas narkoba," tegasnya.


(RRN)