Go-Jek Resmi Beroperasi, Ditlantas DIY: Kami Awasi Secara Umum

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 18 Nov 2015 11:19 WIB
gojek
Go-Jek Resmi Beroperasi, Ditlantas DIY: Kami Awasi Secara Umum
Go-Jek. (AFP/Adek Berry)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sayap bisnis PT Go-Jek Indonesia telah beroperasi di Kota Yogyakarta. Namun, operasional ojek berbasis teknologi itu belum mengantongi izin dari dinas perhubungan pemerintah daerah setempat. 

Kondisi ini rawan menimbulkan konflik. Utamanya, terhadap sarana transportasi umum lain seperti ojek pangkalan bahkan taksi. Terlebih, Go-Jek belum mengantongi izin dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Atas potensi tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Yogyakarta, Kombes Pol Tulus Ikhlas Pamuji mengatakan pihaknya tak ingin langsung mengambil langkah soal Go-Jek yang sudah beroperasi. "Itu kewenangannya lebih ke Dishubkominfo," kata Tulus di Yogyakarta, Rabu (18/11/2015).

Tulus juga enggan memberikan penjelasan terkait pengaturan potensi adanya perselisihan ojek pangkalan dengan Go-Jek. Menurutnya, terkait izin dan peruntukkan untuk fenomena seperti Go-Jek bukan urusan Ditlantas.

"Jika ada potensi-potensi perselisihan, akan kami koordinasikan dengan dinas terkait. Kami akan mengawasi secara umum lalu lintasnya," jelasnya.

Go-Jek sudah beroperasi di Yogyakarta sejak Senin lalu. Namun, manajeman Go-Jek belum mengajukan izin resmi ke Dishubkominfo. "Belum, belum ada sama sekali. Ndak ada pemberitahuan sama sekali," kata Kepala Dishubkominfo DIY, Sigit Hariyanta, Senin, lalu.

Sementara itu, Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada, Lilik Wachid Budi Susilo tak begitu mempermasalahkan operasional Go-Jek. Menurutnya, pemerintah mestinya memikirkan bagaimana mengatur sistem transportasi di perkotaan dengan benar.


(SAN)