Ada Bandara, Ekonomi Kulon Progo Diklaim Bisa Tumbuh 7%

Patricia Vicka    •    Rabu, 18 Nov 2015 13:30 WIB
bandara
Ada Bandara, Ekonomi Kulon Progo Diklaim Bisa Tumbuh 7%
Rancangan desain Bandara Kulon Progo, DIY. (ist/bpmpt.kulonprogokab.go.id)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kehadiran bandara di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta diklaim dapat meningkatkan perekonomian hingga dua persen tiap tahun. Sektor pariwisata dan jasa bakal jadi primadona investor.

Sekretaris Daerah Pemkab Kulon Progo Astungkara mengatakan, bandara baru tersebut akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo di angka tujuh persen per tahun.

"Sekarang pertumbuhan ekonomi Kulon Progo lima persen per tahun. Saya perkirakan jika bandara sudah selesai akan masuk investasi miliaran rupiah ke sini. Pertumbuhan Ekonomi bisa naik jadi 6-7 persen," ujarnya melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Rabu (18/11/2015).

Dia menyebut sektor yang akan terdongkrak adalah pariwisata dan jasa. Terlebih, saat ini belum ada hotel bintang tiga dan empat di Kulon Progo. Investor diyakini bakal tertarik untuk mendirikan hotel seiring pembangunan bandara.

Apalagi, kata Angstungkara, banyak wilayah Kulon Progo punya potensi tinggi jadi tempat pariwisata. Seperti Kecamatan Panjatan, Galur, Wates, Pengasih, dan Kecamatan Kokap. "Hotel dan restoran kemungkinan dibangun di sana," jelasnya.

Namun, pihaknya tak ingin pembangunan hotel menggangu lingkungan dan masyarakat. Pemkab kini tengah menyususn rencana tata ruang dampak pembangunan bandara.

"Pembangunan hotel sekarang mulai hati-hati. Karena beberapa wilayah riskan untuk dibangun hotel seperti di kawasan perbukitan Menoreh. Akan kami tata kembali dalam rencana tata ruang Kabupaten Kulon Progo," tuturnya.

Baca: Kumpulan Berita Bandara Kulon Progo

Pembangunan Bandara Kulon Progo kini masuk tahap persiapan. Namun begitu, proses masih tersendat pembebasan lahan. Selain munculnya protes dari warga di lokasi pembangunan bandara, pembebasan juga terkendala Peraturan Menteri Keuangan No 13/2013.


(SAN)