Masinton: DPR Dipastikan Pilih 5 Pimpinan KPK

Yogi Bayu Aji    •    Rabu, 18 Nov 2015 14:04 WIB
capim kpk
Masinton: DPR Dipastikan Pilih 5 Pimpinan KPK
Masinton Pasaribu-----Ant/Reno Esnir

Metrotvnews.com, Jakarta: DPR dipastikan bakal memilih lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dari sepuluh nama yang sudah ada di Komisi III. Wakil rakyat masih mencari sosok baru yang tepat untuk jadi nahkoda lembaga antikorupsi.

Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu mengatakan, pemilihan komisioner tersebut adalah hal wajib sesuai aturan undang-undang.

"Berdasarkan undang-undang, wajib memilih lima walaupun tidak diatur tentang sanksinya," kata Masinton di Gedung KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/11/2015).

Politikus PDI Perjuangan ini memaparkan hingga saat ini partainya masih menelusuri rekam jejak calon pimpinan KPK. Sampai saat ini, Partai Banteng belum menentukan pilihan.

PDIP, jelas dia, tak punya syarat muluk-muluk soal siapa yang pantas jadi penerus pimpinan KPK Taufiequrachman Ruki Cs. Dia hanya ingin yang terpilih nantinya sesuai kriteria UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

"Punya integritas, keberanian, dan berani membongkar kartel korupsi besar," jelas dia.

Tapi, Masinton enggan bicara banyak, soal calon yang mungkin menjadi pimpinan KPK baru jilid IV. Pasalnya, kata dia, hal itu masih dibahas di Komisi III.

"Kemarin sudah memanggl Pansel (Panitia Seleksi) dan nanti malam dilanjutkan dengan pertemuan Komisi III dengan Tim Pansel," papar dia.

Sebelumnya Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin mengisyaratkan pihaknya tak akan memilih capim KPK yang telah diseleksi Pansel KPK. Aziz menyerahkan kepada rapat pleno.

"Kita diberi kewenangan melakukan fit and proper, bisa setuju untuk menerima atau setuju untuk menolak," kata Aziz.

Dalam rapat Selasa malam, sejumlah anggota Komisi III mempermasalahkan hasil seleksi. Mereka menilai, proses seleksi bertentangan dengan aturan. Sehingga, capim yang sudah terpilih harus dibatalkan.

Pansel pun menolak. Mereka mengaku sudah melakukan kerja sesuai peraturan yang berlaku. Jawaban atas pertanyaan anggota DPR akan dibalas dalam rapat konsultasi lanjutan, malam nanti di ruang rapat Komisi III.
 


(TII)