REI Pekalongan Beri Sinyal Kenaikan Harga Rumah

   •    Jumat, 20 Nov 2015 13:33 WIB
rumah
REI Pekalongan Beri Sinyal Kenaikan Harga Rumah
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Metrotvnews.com, Pekalongan: Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), memberikan sinyal untuk menaikan harga rumah bersubsidi pada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Kenaikan harga rumah MBR akan dilakukan mulai 2016. Jika semula harga rumah bersubsidi itu Rp118 juta per unit naik menjadi Rp130 juta," kata Ketua DPD REI Pekalongan Risca Mangkulla, seperti dikutip dari Antara, di Pekalongan, Jumat (20/11/2015).

Menurut dia, kenaikan harga bahan baku bangunan sekitar 40 persen dan mahalnya harga tanah berpengaruh terhadap pengembangan usaha properti. "Meski saat ini nilai rupiah telah menguat tetapi hal itu belum sepenuhnya memberi dampak positif bagi dunia bisnis properti karena faktor bahan baku bangunan juga masih bertahan tinggi," tuturnya.

Ia mengatakan, harga bahan baku bangunan seperti besi ukuran diameter delapan semula Rp42 ribu kini naik menjadi Rp45 ribu per batang, sedang harga lahan relatif cukup bervariasi. "Kami hanya berharap paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh pemerintah yang dapat membantu untuk menunda kemungkinan kenaikan harga rumah tersebut," ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menambahkan, pada 2016 REI menargetkan membangun 250 unit dari target yang dibebankan oleh REI Jateng sebanyak 400 unit. "Pada 2015, REI Pekalongan sudah membangun 150 unit rumah sehingga pada 2016 kami akan membangun 250 unit lagi," pungkasnya.


(ABD)