Rusia Bunuh 14 Simpatisan ISIS di Kaukasus Utara

Willy Haryono    •    Senin, 23 Nov 2015 11:17 WIB
isis
Rusia Bunuh 14 Simpatisan ISIS di Kaukasus Utara
Lokasi ledakan bom bunuh diri di Makhachkala, Kaukasus Utara, Rusia, 10 Mei 2011. (Foto: AFP/NEWS TEAM)

Metrotvnews.com, Moskow: Pasukan keamanan Rusia membunuh 14 militan terkait grup ekstremis Islamic State (ISIS) dalam dua operasi antiterorisme di wilayah Kaukasus Utara, Minggu (22/11/2015).

Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita TASS, komite antiterorisme Rusia mengatakan 11 "bandit" tewas dalam penyerbuan pertama di dekat kota Nalchik. Tiga lainnya tewas dalam operasi kedua di area yang sama. 

"Mereka semua anggota geng bersenjata yang mendeklarasikan kesetiaannya kepada ISIS," lapor komite antiterorisme Rusia. 

Simpatisan ISIS itu menembakkan senjata api dan melempar granat ke arah aparat, setelah mereka terdesak di sebuah area hutan di Kabardino-Balkaria. Petugas terus mendorong mereka dan berhasil membunuh 14 militan. 

Militan di Kaukasus Utara sempat bersatu di bawah organisasi Kaukasus Emirate. Namun, banyak dari mereka kini bergeser mendukung ISIS. Pada Juni, ISIS mengumumkan telah mendirikan cabang di Kaukasus Utara. 

Moskow meningkatkan serangan udara terhadap infrastruktur ISIS di Suriah, setelah terungkapnya tragedi pesawat jatuh di Mesir pada akhir Oktober. ISIS mengklaim telah memasang bom dan meledakkannya di dalam pesawat maskapai Rusia. 

Presiden Rusia Vladimir Putin mengestimasi ada sekitar 5,000 hingga 7,000 orang dari bekas negara pecahan Soviet yang bertempur bersama ISIS.


(WIL)