BEI Terus Dorong BUMN Catat Saham di Pasar Modal

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 23 Nov 2015 12:30 WIB
beipasar modal
BEI Terus Dorong BUMN Catat Saham di Pasar Modal
BEI (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mau mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia. Langkah itu dilakukan demi mendorong masyarakat bisa berperan secara langsung dalam memiliki saham perusahaan plat merah.

‎"Tahun depan kita ingin agar BUMN menjadi entitas bisnis di Indonesia. BUMN bisa dimiliki oleh banyak masyarakat di Indonesia maupun investor. Sehingga kita bisa memainkan alat di pasar modal untuk menjadi lebih profesional," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat, ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (23/11/2015).

Saat ini, perusahaan BUMN yang sudah melakukan pencatatan saham di BEI tercatat sebanyak 20 perusahaan. Angka itu masih relatif sedikit dari jumlah perusahaan BUMN di negeri ini. Dengan bertambahnya pencatatan saham perusahaan BUMN di bursa, maka target pencapaian bursa bisa terbantu dengan baik.

Pada awal 2015, Samsul menjekaskan, bursa menargetkan 32 perusahaan bisa mencatatkan saham di bursa. Namun, target itu diprediksi menjadi 22 perusahaan sampai akhir 2015. Hal itu dikarenakan lesunya ekonomi Indonesia, dan akhirnya emiten yang baru melantai hanya sebanyak 14 perusahaan.

Hingga saat ini, lanjut dia, sudah ada 10 perusahaan yang mengajukan pencatatan saham di bursa. Dengan adanya pipeline tersebut, maka bisa tercapai target yang sudah terkoreksi menjadi 22 perusahaan. "Tahun ini, minimal ada 10 lagi. Kalau 24 kita catatkan, aman lah," tegas dia.

Adapun di 2016, sambung Samsul, bursa menargetkan 35 perusahaan yang akan mencatatkan saham di bursa. Perusahaan yang sudah pipeline di 2016 sebanyak dua perusahaan. "Pipeline ada dua perusahaan yakni PT Mitra Pemuda itu di 2016. Target agresif, dan optimistis," pungkas Samsul.


(ABD)