Ahok Ingin RSUD Punya Helikopter

Intan fauzi    •    Senin, 23 Nov 2015 12:35 WIB
rsudbasuki tjahaja purnama
Ahok Ingin RSUD Punya Helikopter
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: Antara/Vilatis Yogi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berambisi melengkapi rumah sakit umum daerah (RSUD) dengan helikopter. Namun, program itu tidak dapat dilakukan karena tidak masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
 
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, Dinas Kesehatan DKI tidak memasukkan penyewaan helikopter dalam Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016. Padahal, penyewaan helikopter yang ditaksir Rp 400 juta per dua bulan dinilai penting.
 
Ahok mengungkapkan, RSUD Koja Jakarta Utara sudah memiliki helipad namun belum dilengkapi dengan helikopter, sedangkan rumah sakit di Kabupaten Kepulauan Seribu belum memiliki helipad. Ahok menyayangkan, pembangunan helipad tidak dapat dilakukan karena tidak masuk dalam RKPD.
 
"RS Koja punya helipad, Kepulauan Seribu belum ada helipadnya. Harusnya bisa dibangun. Saya maunya kita punya helikopter di RSUD. Tapi tidak bisa dianggarkan karena tidak ada di RKPD," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2015).
 
Ahok menyayangkan Dinas Kesehatan DKI yang terlalu hati-hati mengganggarkan. Menurut Ahok, Dinas Kesehatan harus diajari menyusun anggaran.
 
"Dinas Kesehatan terlalu baik. Mereka masih terpatok pada pengurangan anggaran sebagai solusi permasalahan. Padahal, penyusunan anggaran harus berdasarkan kinerja. Anggaran harus berbasis kinerja bukan bicara mengurangi anggaran, harusnya uang mengikuti fungsi," jelas Ahok.
 
Karena berpikir demikian, banyak kebutuhan Dinkes yang tidak dianggarkan. Misal saja kebutuhan ruang operasi di Kepulauan Seribu yang pembangunannya membutuhkan Rp5,7 miliar. "Rp 5,7 miliar itu kecil, lebih murah dari satu UPS (uninterruptable power supply)," katanya.


(FZN)