Sempat Bebas karena Sogok Sipir, Napi Ini Kembali Dibui

   •    Rabu, 25 Nov 2015 08:31 WIB
narapidana
Sempat Bebas karena Sogok Sipir, Napi Ini Kembali Dibui
Ilustrasi Narapidana kabur----Ant/Puspa

Metrotvnews.com, Timika: UW, seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Timika, Papua, yang buron sejak 2014 mengaku menyogok petugas lapas dengan tarif Rp4 juta. Duit sogok diberikan supaya dirinya bisa bebas dari lapas.

UW mengaku, tersandung kasus hukum lantaran memerkosa seorang gadis di belakang Pasar Damai Sempan, Timika, pada 2010. Setelah tiga tahun menjalani masa hukuman, orangtua UW menemuinya di Lapas Timika yang berlokasi di Kampung Naena Muktipura-SP6 untuk memberitahukan uang Rp4 juta sudah diserahkan kepada salah seorang petugas Lapas.

UW diminta mencari waktu yang tepat untuk segera keluar menghirup udara bebas. Tak lama berselang, seorang petugas Lapas Timika membawa UW dengan mobil ke Kota Timika. Di tengah jalan, petugas Lapas tersebut menyuruh UW untuk segera kabur.

"Mama saya sampaikan bahwa sudah serahkan uang Rp4 juta kepada petugas. Saya diminta menunggu sampai ada kesempatan. Beberapa waktu kemudian, saya diajak keluar menggunakan mobil. Sampai di Timika, dia menyuruh saya mencari jalan. Makanya saya langsung kabur," tutur UW seperti dilansir Antara, Rabu (25/11/2015).

Selama masa pelariannya, UW memutuskan meninggalkan Timika untuk berangkat ke Sorong, Papua Barat. Merasa sudah aman, UW kembali ke Timika beberapa waktu lalu. Nahas, UW malah kembali tersandung masalah. Pemuda 28 tahun itu terlibat kasus penganiayaan di Pasar Damai, Sempan, Timika.

"Saya pikir sudah aman karena sudah lama saya tidak ada di Timika. Saya ditangkap polisi karena memukul orang di Pasar Damai," ujarnya. Akibat perbuatannya itu, kini UW kembali meringkuk dalam sel tahanan Polsek Mimika Baru.

Kapolsek Mimika Baru AKP I Gede Putra mengakui UW adalah buronan yang kabur dari Lapas Timika sejak 2014. Polsek Mimika Baru sedang berkoordinasi dengan pihak Lapas Kelas II B Timika untuk mengembalikan UW ke hotel prodeo.

Selain harus menjalani sisa masa hukumannya, UW juga harus menghadapi proses hukum kasus penganiayaan seseorang di Pasar Damai.


(TII)