Target Pembiayaan Astra Sedaya Finance Flat Rp22 Triliun di 2016

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 27 Nov 2015 18:55 WIB
astra sedaya finance
Target Pembiayaan Astra Sedaya Finance <i>Flat</i> Rp22 Triliun di 2016
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Bogor: PT Astra Sedaya Finance (ASF) membidik penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor sebesar Rp21 triliun sampai dengan Rp22 triliun disepanjang 2016. Namun, jumlah penyaluran pembiayaan itu relatif stagnan dari perkiraan pembiayaan sebesar Rp22 triliun di 2015.

‎Direktur PT Astra Sedaya Finance Samuel Manasseh menjelaskan, tidak signifikannya pergerakan penyaluran pembiayaan itu tidak terlepas dari kondisi pasar otomotif yang masih lesu di 2016. Sehingga, target pertumbuhan pembiayaan di 2016 tidak jauh berbeda dengan perkiraan di 2015 ini.

‎"Tahun depan tidak jauh beda, masih flat (stagnan) hanya Rp21-22 triliun," ungkap Samuel, ketika ditemui dalam acara Workshop Wartawan Pasar Modal, di Sentul, Bogor, Jumat (27/11/2015).

Samuel menilai, masih lesunya pasar otomotif Indonesia di tahun depan dikarenakan kondisi makro ekonomi yang belum stabil, dan daya beli masyarakat yang mengalami penurunan. Hal-hal semacam ini yang membuat pasar otomotif belum bergerak secara cemerlang.

Untuk mencapai target penyaluran pembiayaan di tahun depan, ia mengakui, Astra Sedaya Finance akan menggunakan jalur dari penerbitan obligasi maupun pinjaman perbankan. Paling tidak, utang masih akan didatangkan dari dalam negeri.

"Obligasi mayoritas dari lokal. Tidak global bond. Perbankan pun dari lokal saja, karena bunganya lebih murah," terang Samuel, seraya menambahkan penerbitan obligasi masih akan menggunakan skema Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dan langkah itu akan terealisasi di awal kuartal II-2016.


(ABD)