CIMB Niaga Peringati 26 Tahun Listing di BEI

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 30 Nov 2015 11:52 WIB
cimb niaga
CIMB Niaga Peringati 26 Tahun <i>Listing</i> di BEI
Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan (kedua kanan) (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) membuka perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pembukaan perdagangan hari ini sekaligus memperingati 26 tahun pencatatan saham perseroan di BEI.

"Peristiwa ini menjadi momentum yang penting dalam sejarah CIMB Niaga. CIMB Niaga merupakan bank swasta nasional yang mencatat sahamnya di Bursa 26 tahun silam. Ini adalah wujud dari keseriusan kami mendukung pembangunan nasional melalu peran aktif di pasar modal Indonesia," kata Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor Siahaan, di Gedung BEI, Jakarta, Senin (30/11/2015).

CIMB Niaga, sebut Tigor, melakukan pencatatan saham di BEI pada 1989. Langka‎h itu memberikan sejumlah manfaat di antaranya peluang untuk mendapatkan sumber pendanaan yang relatif murah dari masyarakat. Selain itu, CIMB Niaga juga dapat meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) melalui pengelolaan pelaporan dan komitmen terhadap transparansi di berbagai aspek.

Tigor mengatakan, CIMB Niaga percaya bahwa pelaksanaan tata kelola yang baik mampu meningkatkan kepercayaan para stakeholders kepada CIMB Niaga. "Kami bahagia sekaligus bangga, karena CIMB Niaga telah berhasil meraih Asean Corporate Governance Awards 2015 yang diberikan oleh Asean Capital Market Forum (ACMF) beberapa waktu lalu," ungkap dia.

Tidak hanya pada tingkat regional, ia melanjutkan, di tingkat nasional Indonesia melalui Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD) sebagai lembaga nirlaba yang ditunjuk OJK, juga melakukan penilaian yang sama. Pada 16 November 2015, CIMB Niaga berhasil meraih predikat Top 50 Public Listed Companies Indonesia. 

Selain genap 26 tahun melantai di bursa, CIMB Niaga juga merayakan ulang tahunnya yang ke-60 pada tahun ini. CIMB Niaga berharap agar bisa terus tumbuh dan berkembang sehingga memiliki dampak kepada pertumbuhan ekonomi di waktu-waktu mendatang.


(ABD)