Permudah Pelayanan Warga yang Gemar Donor, Menteri ATR: Kita Perlu Apresiasi

Dheri Agriesta    •    Senin, 30 Nov 2015 20:48 WIB
Permudah Pelayanan Warga yang Gemar Donor, Menteri ATR: Kita Perlu Apresiasi
Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan. Foto: Ardi Risty/MI.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan memberikan hadiah kepada warga yang telah melakukan donor darah lebih dari 50 kali. Mereka yang telah melakukan donor sebanyak 50 kali atau lebih dan masih bermasalah dengan kepemilikan tanah akan dipermudah dalam melakukan pengurusan sertifikatnya.

Hal ini disampaikan Ferry melalui Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memberi sambutan di acara pelantikan pengurus Palang Merah Indonesia Jawa Timur di Gedung Grahadi Surabaya, Senin (30/11/2015). Ferry merasa usaha yang telah dilakukan pendonor perlu diapresiasi pemerintah. Oleh karena itu ia pun berpesan untuk menyampaikan hal itu kepada Wapres JK.

"Ya kan itu kemanusiaan ya, kita perlu beri apresiasi. Kalau yang 50 kali donor ke atas ini, kan itu sudah berjuang untuk mengondisikan yang luar biasa donor darahnya. Ya negara harus beri sesuatu, kan atas nama negara ini," kata Ferry usai kunjungan bersama Wapres JK di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (30/11/2015).

Ferry mengatakan, kementerian yang digawanginya akan menyediakan fasilitas khsusus kepada sejumlah orang yang telah melakukan donor lebih dari 50 kali. Kementerian ATR dan PMI akan bekerja sama untuk menginventarisasi nama pendonor itu.

Perlakuan khusus itu akan diberikan kepada mereka yang belum memiliki sertifikat rumah yang mereka tinggali. Jika perlu, Kementerian ATR tak memungut biaya sepeser pun. Namun, dengan catatan, sertifikat rumah yang diurus adalah sertifikat rumah pertama yang mereka tinggali.

"Luas tanahnya berapa pun, pokoknya sepanjang rumah pertama yang dia miliki dan yang dia tempati supaya nyaman ya kan. Kan orang yang berdonor itu kan kita perlu lihat perjuangan itu. Makanya ketika lihat kan, saya langsung ajukan ini kayanya perlu ini," jelas Ferry.

Ferry pun bergerak cepat. Selepas menghadiri acara pelantikan pengurus PMI, Ferry langsung mempertemukan Ketua Pengurus PMI Jawa Timur dengan Kepala Kantor Wilayah ATR Jawa Timur untuk membicarakan hal itu. Ia mengatakan, rencana ini telah berjalan di Jawa Timur.

Untuk provinsi lain, Ferry akan menyurati Badan Pertanahan di setiap provinsi terkait program ini. Ia mengatakan, PMI akan bekerja sama dengan Kementerian ATR untuk melakukan verifikasi agar tak terjadi kecurangan.

"PMI memberi verifikasi kepada kami, bahwa ini adalah betul pendonor yang sudah 50 kali dan mereka rumahnya belum disertifikat. Khusus rumah, kalau tempat usaha kan orang kaya," pungkas Ferry.
(AZF)