Ribuan Driver Go-jek Duduki Kantor Go-jek Surabaya

Amaluddin    •    Kamis, 03 Dec 2015 16:06 WIB
gojek
Ribuan Driver Go-jek Duduki Kantor Go-jek Surabaya
Foto: Ribuan driver Go-jek duduki kantor Go-jek Surabaya, Jalan Tidar, Jawa Timur/MTVN_Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Ribuan pengendara (driver) Go-jek mengancam akan menutup paksa kantor Go-jek Surabaya, Jawa Timur, Jalan Tidar, Kamis 3 Desember. Ancaman itu dilontarkan usai pertemuan sejumlah perwakilan driver Go-jek dengan manajemen Go-jek Surabaya.

Mereka menuntut transparansi manajemen Go-jek tentang cicilan, denda, dan hukuman autosuspend yang dikenakan kepada ribuan driver. Namun, tuntutan itu ditolak mentah-mentah oleh pihak manajemen Go-jek Surabaya.

Salah seorang driver Go-jek Dani Dewanto mengatakan, diskusi dengan pihak manajemen itu berlangsung sengit. Manajemen Go-jek Surabaya mengaku hanya menjalankan keputusan dari Go-jek pusat di Jakarta.

"Ketika kami minta tunjukkan bukti bahwa driver melanggar, perusahaan tak berkutik dan tetap menyalahkan driver Go-jek. Untuk itu, kami akan duduki kantor Go-Jek sampai tuntutan kami dipenuhi dan ada transparansi," kata Dani kepada Metrotvnews.com, di Kantor Go-jek Surabaya, Jalan Tidar, Jawa Timur, Kamis (3/12/2015).

Para driver Go-Jek akan berjaga secara bergantian di kantor Go-jek Surabaya sampai pihak manajemen mencari solusi atas masalah ini. "Kami sudah membagi kelompok, ada yang melakukan sweeping, ada juga yang berjaga dengan bergantian siang dan malam hari," ujar dia.

Apabila tuntutan driver Go-jek belum terpenuhi, mereka mengancam akan menutup paksa Kantor Go-jek Surabaya seperti yang terjadi di Bandung, Jawa Barat. "Terkait hal ini, kami juga akan mengadu ke DPRD Surabaya. Harapannya kalau memang pihak perusahaan menolak transparan, kantor Go-jek akan kami tutup paksa," kata dia.
 


(TTD)