15 WNA Taiwan yang Diciduk Diduga Sindikat Penipuan

Ahmad Mustaqim    •    Kamis, 03 Dec 2015 20:26 WIB
penggerebekan
15 WNA Taiwan yang Diciduk Diduga Sindikat Penipuan
Sejumlah WNA asal Taiwan saat diamankan di Polres Sleman. Foto: Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Polres Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggerebek rumah empat lantai di Jalan Kaliurang kilometer 16, Dusun Degolan, Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Kamis, 3 November. Dari penggrebekan itu, kepolisian mengamankan 15 WNA asal Taiwan.

"Dari 15 orang yang diamankan, tiga orang lainnya dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka di bagian kaki akibat lompat dari lantai dua," kata Kepala Polres Sleman, AKBP Faried Zulkarnain di kantornya.

Faried mengungkapkan polisi akan berkoordinasi dengan pihak keimigrasian. Dari keterangan Dewi, orang yang mencarikan tempat tinggal, polisi memperoleh keterangan para WNA itu mulai mengontrak rumah pada Mei oleh seseorang inisial A.

"Terakhir ada komunikasi dengan Dewi sekitar pertengahan November. Setelah itu tidak ada komunikasi," ujarnya.

Dalam penggerebekan itu polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa beberapa telepon seluler, kartu sim, rooter wifi, CCTV dan sembilan paspor. Polisi menduga mereka merupakan sindikat penipuan. "Masih kami dalami. Dugaannya mengarah ke penipuan pulsa online," kata dia.

Polisi mengaku masih kesulitan mengorek keterangan dari para WNA itu lantaran terkendala bahasa. Pasalnya, tak satu pun dari mereka yang bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris atau Indonesia. Polisi saat ini baru melakukan tes urin terhadap mereka. 

Pantauan Metrotvnews.com, para WNA tersebut dijaga ketat polisi. "Mereka kita amankan di Polres Sleman dalam 1x24 jam. Kita akan datangkan penerjemah untuk menggali keterangan. Jika ada pidana, ya kita koordinasikan," ujarnya.



(UWA)