JKK & JKM Taspen Beri Kepastian Kesehatan bagi PNS

Husen Miftahudin    •    Jumat, 04 Dec 2015 10:00 WIB
taspen
JKK & JKM Taspen Beri Kepastian Kesehatan bagi PNS
Ilustrasi PNS. (FOTO: Antara/Siswowidodo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendukung Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2015 tentang Jaminan Kecelakaan dan Jaminan Kematian (JKK JKM) pegawai negeri sipil (PNS) yang dilaksanakan PT Tabungan dan Asuransi Pensiun PT Taspen (Persero).

"Kita sangat mendukung apapun yang dilakukan Taspen yang sudah menjadi kewajiban kita. Menurut saya, jaminan ini memberikan kepastian kesehatan dan kematian bagi para PNS, karena selama ini banyak PNS yang hanya mengandalkan uang operasional yang diberikan pemerintah," ujar Basuki, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (4/12/2015).

Selain itu, pria yang akrab disapa Ahok ini juga mengusulkan agar semua rumah sakit di Jakarta bisa menjadi rujukan tempat berobat PNS. Sehingga PNS yang mengalami kecelakaan bisa dengan mudah mendapatkan perawatan medis.

"Pelayanan Taspen sekarang sangat baik, mereka mau melakukan jemput bola. Jadi sudah merencanakan orang yang pensiun langsung diurusin, langsung dilatih dan bahkan uang-uang yang jika ada kejadian apapun langsung ditransfer ke rekening. Ini sangat baik," papar Ahok.

Sementara itu, Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro mengatakan bahwa langkah Ahok dapat mempercepat program JKK dan JKM yang merupakan hak PNS. "Kami memberi apresiasi kepada beliau karena memberi respons yang cepat," tuturnya.

Iqbal mengatakan, langkah selanjutnya setelah Pemda Jakarta memberi premi, maka Taspen akan membayar semua jaminan kematian kepada kurang lebih 90 orang di wilayah Pemda DKI. "Karena ada beberapa bulan yang belum berjalan dan sampai ke depan kita akan bekerjasama," kata Iqbal.

Selain itu, lanjutnya, PT Taspen juga akan mengajak seluruh rumah sakit di Jakarta untuk bekerja sama sebagai RS rujukan PNS. "Kami akan bekerja sama dengan rumah sakit-rumah sakit daerah, menunjuk mereka sebagai pengelola kecelakaan kerja," pungkas Iqbal.


(AHL)