OJK: Pasar Modal Bergairah Jika Freeport IPO

Husen Miftahudin    •    Jumat, 04 Dec 2015 16:52 WIB
freeportpasar modal
OJK: Pasar Modal Bergairah Jika Freeport IPO
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida (FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Freeport Indonesia memberikan sinyal kuat akan melakukan divestasi saham melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal itu akan dilakukan karena divestasi saham melalui IPO dinilai lebih transparan dan terbuka.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida menyambut baik jika benar Freeport melakukan divestasi saham dengan mekanisme IPO. Karena, menurut dia, masuknya Freeport di BEI akan membuat pasar modal bergairah.

"Jika Freeport IPO, maka akan menambah jumlah produk yang ada di pasar modal dan pasar akan meningkat. Dari sisi pasar modal hal ini menjadi positif untuk dilakukan IPO," ujar Nurhaida, ditemui di Gedung OJK, Jalan Lapangan Banteng Timur No 2-4, Jakarta Pusat, Jumat (4/12/2015).

Meskipun begitu, ia mengakui belum menerima laporan dari pihak Freeport untuk melakukan IPO di pasar modal. "Belum ada (omongan dari Freeport)," pungkas Nurhaida.

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengatakan, pihak bursa akan memberikan semua persyaratan IPO kepada Freeport jika divestasi saham dilakukan melalui IPO. Kalau pun pemerintah memiliki syarat IPO Freeport hanya untuk masyarakat Indonesia, maka bursa akan membuat mekanisme dan peraturan yang terbaik agar saham Freeport Indonesia jatuh langsung ke masyarakat Indonesia.

"Kita kalau diminta pemerintah untuk masyarakat Indonesia, kita akan bikin aturan itu, aturan itu kita buat sebaik mungkin. Semua aturan pemerintah akan kita ikuti, karena pada dasarnya pemerintah ingin terbaik bagi Indonesia," tutur Samsul beberapa waktu lalu.


(ABD)