Dirut PT KAI Inspeksi Kesiapan Jalur Jelang Natal dan Tahun Baru

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 04 Dec 2015 19:41 WIB
kereta api
Dirut PT KAI Inspeksi Kesiapan Jalur Jelang Natal dan Tahun Baru
Dirut PT KAI Edi Sukmoro (tengah) di Stasiun Cirebon, Jumat (4/12/2015). Foto: Metrotvnews.com/Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro bersama jajarannya melakukan inspeksi persiapan jalur kereta api yang akan digunakan menjelang natal dan tahun baru. Dalam inspeksi tersebut, tim dari PT KAI yang melakukan inspeksi dibagi menjadi dua tim yang memeriksa jalur utara dan selatan.

“Kami ada dua tim, saya dan beberapa direksi melalui jalur Jakarta-Semarang, sedangkan tim yang lainnya melalui rute Jakarta-Bandung dan Yogyakarta,” ujar Edi saat konferensi pers, di Stasiun Kejaksan Cirebon, Jumat (4/12/2015).

Edi menugaskan jajarannya meningkatkan jumlah personel keamanan dan tim lapangan untuk kenyamanan pengguna kereta api. “Selain penambahan personel keamanan di kereta dan stasiun, kami juga menambah juru penilik jalan untuk mengamankan jalur,” kata Edi.

PT KAI menurunkan 800 personel gabungan dari TNI, Polri dan Polsuska untuk mengamankan perjalan kereta saat natal dan tahun baru. Dalam setiap kereta, akan disiagakan minimal dua petugas keamanan dari pihak kepolisian.

Jangan Lempari Kereta

Pada kesempatan yang sama, Edi meminta masyarakat tak berbuat iseng melempari kereta yang tengah melaju. Dia berharap masyarakat yang melihat mau melaporkan aksi itu. “Kebanyakan pelakunya anak di bawah umur,” kata Edi.

Selain membahayakan perjalanan kereta api, pelemparan batu juga membahayakan jiwa masinis maupun penumpang. Bahkan Edi bercerita, belum lama ini salah satu asisten masinisnya mengalami kebutaan karena terkena lemparan batu. “Kejadiannya di Daop 6 sekitar Yogyakarta, asisten masinis kami mengalami kebutaan pada mata sebelah kiri,” kata Edi.

Untuk menjaga keamanan para masinis, kini ruang lokomotif dipasang terali besi untuk mengantisipasi adanya lemparan. PT KAI juga berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk ikut bersama menjaga kereta api.

Edi mengungkapkan titik rawan pelemparan hampir ada pada setiap Daop. “Kami minta kerja samanya kepada masyarakat semua, tolong jangan lempari kereta kami,” kata Edi.



(UWA)