Peringati Hari Kesehatan Nasional Ke-51, Menkes dan JK Ikuti Jalan Sehat

Suci Sedya Utami    •    Minggu, 06 Dec 2015 09:02 WIB
jalan sehat
Peringati Hari Kesehatan Nasional Ke-51, Menkes dan JK Ikuti Jalan Sehat
Wakil Presiden yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (kedua kiri) bersama Isteri Mufidah Jusuf Kalla (kedua kanan) dan Ketua PMI DKI Jakarta Rini Sutiyoso (kanan) mengikuti jalan sehat Hari Donor Darah se-Dunia di Jakarta, Minggu (

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengikuti jalan sehat di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (6/12/2015) pagi. Jalan sehat yang diikuti Jusuf Kalla bertujuan memperingati Puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-51.

Pada kesempatan jalan sehat ini, JK didampingi keluarga besar Kementerian Kesehatan, Tim Nusantara Sehat dan Masyarakat di Silang Monas, Jakarta Pusat. Acara Puncak kali ini diselenggarakan secara sederhana dengan mendekatkan diri dengan masyarakat.

Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, menyampaikan tema HKN ke 51 tahun 2015 adalah Indonesia Cinta Sehat, Generasi Cinta Sehat, Siap Membangun Negeri.

“Generasi cinta sehat adalah kita semua, bangsa Indonesia dari berbagai usia, bayi, Balita, anak, remaja, dewasa dan Lansia turut serta dalam pembangunan kesehatan. Momentum ini juga sebagai pengingat bahwa sehat itu harus dijaga, bergaya hidup sehat serta berpartisipasi aktif dalam jaminan kesehatan nasional untuk dapat mencapai layanan kesehatan yang kuat”, kata Moeloek dalam keterangan kepada wartawan.

Selain jalan pagi, JK bersama Moeloek juga melepas Tim Nusantara Sehat yang terdiri dari 553 orang tenaga kesehatan, serta meluncurkan Kampanye Gizi Nasional.

Nusantara Sehat merupakan sebuah upaya peningkatan pelayanan kesehatan primer mencakup preventif, promotif, dan kuratif dengan melibatkan lima sampai sembilan tenaga kesehatan untuk ditempatkan di pelosok Nusantara. Mereka terdiri dari dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, ahli laboratorium medik, tenaga gizi, dan tenaga kefarmasian.

Melalui tim Nusantara Sehat diharapkan dapat memberi dan menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan di daerah terpencil, perbatasan dan kepulaian (DTPK), serta dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat di daerah tersebut.

Moeloek berharap, peserta Tim Nusantara Sehat mampu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di daerah perbatasan NKRI dengan berbekal disiplin, loyalitas, dedikasi, jiwa korsa, dan semangat pantang menyerah di tempat tugasnya untuk memberikan pelayanan kesehatan paripurna.

Guna menurunkan angka stanting di Indonesia hingga 28 persen pada 2019, Pemerintah bersama Millenim Challenge Account (MCA) Indonesia luncurkan Kampanye Gizi Nasional. Dengan cara memadukan intervensi gizi dan sanitasi, juga pemberdayaan masyarakat untuk bisa menurunkan angka stanting.

Stanting di Indonesia terjadi karena pola pemberian makan bayi dan anak  juga pola hidup bersih di Indonesia belum optimal. Baru 42 persen anak-anak Indonesia terpenuhi kebutuhan diet minimalnya, dan sekitar 55 juta penduduk yang masih BAB sembarangan. Keadaan ini terutama terjadi pada masyarakat miskin, yang memiliki akses terbatas terhadap makanan sehat dan beragam, layanan kesehatan, air bersih dan sanitasi dasar.

Ketika anak mengalami stanting, perkembangan otak dan fisiknya terhambat, sehingga sulit berprestasi. Daya tahan tubuh juga rendah sehingga sering sakit, dan ketika dewasa nanti cenderung mengalami kegemukan. Pada usia produktif nanti, daya saing anak stanting akan rendah, penghasilannya 20% lebih rendah dari anak yang tidak stanting.

Kampanye Gizi Nasional akan menekankan pesan terkait pemberian makanan bayi dan anak, dimana orang tua harus lebih aktif memberi makan anak dengan ragam dan porsi yang benar. Juga menyampaikan pesan untuk pemilikan jamban sehat serta cuci tangan pakai sabun sebagai perilaku bersih untuk menciptakan lingkungan bersih.

Dalam rangka HKN ke-51, pada kurun waktu dua bulan, segenap jajaran kesehatan baik di Pusat maupun di Daerah telah menyelenggarakan dengan berbagai kegiatan antara lain: Open House Wisata Ilmiah Kesehatan, Simposium Internasional, Parade Advokasi Kebijakan Kesehatan, Debat Mahasiswa, Upacara HKN, Ziarah dan Tabur Bunga Pahlawan Kesehatan. Selain itu juga mengadakan Pameran Pembangunan Kesehatan, Pengabdian Masyarakat, Penghargaan Bidang Kesehatan, Lomba-lomba olahraga dan seni serta Family Gathering Keluarga Besar Kementerian Kesehatan.
 


(DEN)