MEA Buka Peluang Pasar Properti Diserbu Asing

Arif Wicaksono    •    Minggu, 06 Dec 2015 16:07 WIB
properti
  MEA Buka Peluang Pasar Properti Diserbu Asing
Properti (REUTERS,Kai Pfaffenbach).

Metrotvnews.com, Jakarta: Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan membuka peluang pasar properti untuk diserbu asing. Lemahnya pengawasan dan murahnya properti indonesia membuat banyak tanah ini banyak dibeli orang asing baik dari Singapura, Jepang, Tiongkok, dan Australia.

Presiden Direktur PT Prioritas Land Marcellus Chandra mengatakan hal ini sudah terjadi bahkan sebelum era MEA. Dia mencontohkan bahwa banyak tanah di Bali yang dimiliki oleh warga negara Jepang, Tiongkok, dan Australia.

"Kita lihat di Bali saja banyak yang tanahnya dimiliki asing, mereka masuk lewat saudara-saudaranya tapi ya ini kenyataanya," kata dia di Jakarta, Minggu (6/12/2015).

Dia mengatakan dana untuk membeli vila senilai Rp10 miliar per unit bukanlah dana yang besar bagi warga negara asing. Bahkan harga sebesar itu bisa digunakan pekerja Singapura untuk membeli satu unit apartemen.

"Mereka menilai harga tersebut masih murah, karena itu mereka melihat peluang masuk kesini sangat besar sekali," jelasnya.

Dia pun mengaku pertumbuhan properti tak bisa lepas dari masuknya investor asing. beberapa negara seperti vietnam sudah mulai membuka kepemilikan asing, sehingga yang terpenting adalah bagaimana indonesia bisa menjaganya supaya asing tak terlalu banyak menginvestasikan dananya ke indonesia dan mengakibatkan lonjakan harga secara besar-besaran.

"Kita tetap mendukung investor Indonesia yang membeli properti dengan tax amnesty yang dilakukan pemerintah," jelasnya.


(SAW)