Pilkada Depok

Idris-Pradi Klaim Menangkan Pilkada, Ini Tanggapan Dimas

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 09 Dec 2015 18:58 WIB
pilkada serentak
Idris-Pradi Klaim Menangkan Pilkada, Ini Tanggapan Dimas
Konferensi pers kubu Dimas Oky-Babai Suhaimi. Foto: MTVN/Dian Ihsan Siregar

Metrotvnews.com, Depok: Dimas Oky Nugroho, calon Wali Kota Depok nomor urut satu, menghormati hasil hitung cepat yang memenangkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok nomor urut dua Mohammad Idris-Pradi Supriatna. Namun demikian, dirinya menunggu hasil resmi yang akan diumumkan KPU setempat.  

"Hasil quick count dari lembaga survei kami hormati. Saya pribadi hormati keputusan itu. Kita ingin Depok lebih baik dalam situasi seperti ini. Agar hasil Pemilu Depok ini berikan hasil terbaik," ungkapnya ditemui dalam acara konprensi pers di DPC PDI Perjuangan Depok, Depok, Rabu (9/12/2015).

Dirinya, kini masih menunggu hasil resmi KPU. Menurutnya, hasil hitung cepat tak memiliki landasan hukum. "Kita pegang hasil dari KPU," ucapnya.

Dimas berjanji menghormati hasil pilkada Depok. Meski, jika pada akhirnya dirinya dan pasangannya, Babai Suhaimi jadi pihak yang kalah. 

"Siapa pun yang jadi pemenang. Kami harapkan membawa Depok lebih baik. Kami harapkan Pilkada ini jujur," terangnya.

Temukan Kejanggalan

Di sisi lain, Dimas mengaku menemukan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan Pilkada Depok. Dan itu, kata dia, harus menjadi catatan hukum.  

Dimas mengatakan, dirinya dan tim akan terus mengawal proses perhitungan suara hingga tingkat KPU. Tim pemantau sudah dibentuk dan disebar untuk menelusuri kejanggalan tersebut.

"Kami waspada dan awasi dalam perhitungan suara. Kami tidak ingin suara rakyat yang memilih kami jadi akan sia-sia nantinya," cetus dia.

Meski mengawasi, toh dia yakin penyelenggara pemilu akan menjalankan fungsi semaksimal mungkin. Dia berharap tak ada kecurangan yang bisa merusak tatanan demokrasi di Depok.  

"Jangan cederai demokrasi pilkada kali ini, dengan kecurangan atau bentuk hal apa pun," terang Dimas.


(KRI)