KPU Prediksi Gugatan Pilkada Serentak 2015 Sedikit

Meilikhah    •    Kamis, 10 Dec 2015 19:30 WIB
pilkada serentak
KPU Prediksi Gugatan Pilkada Serentak 2015 Sedikit
Ilustrasi KPU--Antara/Fouri Gesang Sholeh

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) memprediksi adanya sengketa pilkada atas pelaksanaan Pilkada serentak 2015 tak akan banyak. Pasalnya, selisih suara antara masing-masing pasangan calon tak lebih dari dua persen.

"Data sementara, angka yang muncul sekarang sebagian besar selisih suara antara pasangan satu dengan pasangan lain hanya kisaran dua persen. Melihat itu, mestinya gugatan sengketa pilkada sedikit," kata Komisioner KPU Arief Budiman dalam dialog Live Event Metro TV, Kamis (10/12/2015).

Meski begitu, Arief mengaku pihaknya sudah menyiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan adanya gugatan atas sengketa Pilkada yang biasanya langsung dilayangkan ke Mahkamah Konstitusi dengan pihak tergugat adalah KPU.

"Kalau persiapan, kita lakukan latihan KPU provinsi dan kabupaten/kota. Baik secara internal KPU, KPU dengan Bawaslu dan KPU dengan MK secara administratif prosedural, bagaimana menjawab gugatan," kata Arief.

Sementara itu, Pengamat Hukum Pidana Refly Harun mengatakan mestinya dalam menanggapi gugatan, MK tak cuma mempersoalkan perolehan suara saja seperti yang kebanyakan pemohon sengketa pilkada ajukan. Namun juga unsur lain yang bisa membatalkan pencalonan pasangan kepala daerah.

"Kalau doktrin MK sebagai penjaga konstitusi maka sesungguhnya tak cukup suara saja yang dilihat kalau ditemukan pelanggaran. Tapi juga yang berpengaruh terhadap hasil Pilkadanya," jelas Refly.



(MEL)