Peraturan Lalu Lintas

Aturan Modifikasi Berlaku untuk Kendaraan Pribadi dan Umum

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 14 Dec 2015 10:10 WIB
lalu lintas
Aturan Modifikasi Berlaku untuk Kendaraan Pribadi dan Umum
Modifikasi kendaraan bermotor diatur UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. MTVN/Ekawan Raharja

Metrotvnews.com, Jakarta: Pernyataan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, tentang modifikasi kendaraan bermotor (mobil/motor) masuk dalam tindak pidana pelanggaran, ditanggapi serius oleh masyarakat. Modifikasi yang dimaksud adalah yang menyebabkan perubahan tipe secara tidak sah.

Aturan tersebut tertuang dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, pada Pasal 277 jo Pasal 316 ayat (2) UU No 22 tahun 2009, dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda maksimal Rp24 juta.

Menurut Kasat Lantas Polres Bekasi Kota, AKP Bayu Pratama, apa yang disampaikan oleh Budiyanto tidak ada yang salah, karena pernyataan tersebut mengacu pada undang-undang yang sudah ada.

“Aturan tersebut sudah ada sejak 2009, sehingga bukan secara tiba-tiba Polisi melakukan penindakan, terhadap pelanggaran pasal yang dimaksud,” jelas Bayu.

Beberapa waktu lalu Budiyanto juga menyampaikan harapannya, agar masyarakat paham dan mengerti, bahwa memodifikasi kendaraan bermotor tanpa melalui mekanisme yang benar, merupakan tindak pidana kejahatan.

Bayu menerangkan, perihal batasan modifikasi kendaraan bermotor, baik milik pribadi atau angkutan umum juga telah diatur dalam UU.

Batasan tersebut diatur pada Pasal 131 huruf e dan pasal 132 ayat (2) dan ayat 7 PP No 55 Tahun 2012 tentang kendaraan, Jo Pasal 50 ayat (1) UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, bahwa kendaraan yang dimodifikasi sehingga menyebabkan perubahan tipe berupa dimensi, mesin dan kemampuan, daya angkut, wajib dilakukan uji tipe untuk memperoleh sertifikat.

Tertib lalu lintas hendaknya dijadikan langkah awal, ini penting demi terciptanya kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan raya, dengan lebih memperhatikan rambu-rambu lalu  lintas yang telah ada.


(UDA)