MoU Tarif Rupiah per Kilometer Ditandatangani 22 Desember

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 11 Dec 2015 13:03 WIB
transjakarta
MoU Tarif Rupiah per Kilometer Ditandatangani 22 Desember
Bus Transjabodetabek saat melintas di Jakarta. (Foto: MI/Angga Yuniar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) tarif angkutan umum sistem rupiah per kilometer dengan Perum Pengangkutan Djakarta (PPD). Nota kerja sama itu akan ditandatangani pada 22 Desember.
 
"MoU paling lambat 22 Desember. Ini sebagai syarat alokasi bus TransJabodetabek ke TransJakarta dan PPD," kata Dirut PT Transportasi Jakarta ANS Kosasih dalam keterangan tertulis, Jumat (11/12/2015).
 
Kosasih mengungkapkan, pihaknya siap mengelola bus PPD dari Pemerintah Pusat. Bus tersebut dikontrak PT Transjakarta dengan skema rupiah per kilometer. "Draft-nya sedang disiapkan," ujar Kosasih.
 
Kosasih mengatakan, kontrak kerja sama itu tidak mengubah tarif TransJakarta yang berlaku saat ini. Biaya kemungkinan berubah untuk warga yang menggunakan TransJakarta dari Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ke Jakarta atau sebaliknya.
 
"Kalau di dalam kota sudah tidak usah bayar lagi. Cukup bayar sekali di halte. Khusus tarif dari Jakarta ke Bodetabek dan Bodetabek ke Jakarta masih dibahas," ujarnya.


(FZN)