Dampak Abu Vulkanik Bromo

Penutupan Bandara Abdul Rachman Saleh Diperpanjang

Miski    •    Sabtu, 12 Dec 2015 10:56 WIB
gunung berapi
Penutupan Bandara Abdul Rachman Saleh Diperpanjang
Ilustrasi. Foto: Antara/Umarul

Metrotvnews.com, Malang: Penutupan aktivitas penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, diperpanjang hingga Minggu, 12 Desember. Hal itu disampaikan Kepala unit pelaksana teknis (UPT) Bandara Abdul Rachman Saleh, Suharno.

Saat ini, kata dia, jalur penerbangan masih terganggu abu vulkanik Gunung Bromo. Perpanjangan penutupan sesuai arahan otoritas pusat.

"Diperpanjang sampai besok pukul 09.30 WIB. Jika kondisinya sama bisa diperpanjang. Bergantung situasi cuaca, khususnya di jalur penerbangan," katanya, kepada Metrotvnews.com, Sabtu (12/12/3015).

Kabar tersebut langsung diteruskan ke operator di Bandara Abdul Rachman Saleh yakni, Sriwijaya Air, Garuda Indonesia, Batik Air, Wings Air, dan Citilink. Sehingga, jelas Suharno, bisa segera diberitahukan bagi calon penumpang.

Di hari normal, jadwal penerbangan di bandara ini terdiri dari sembilan rute, terdiri dari delapan rute Malang-Jakarta, dan satu Malang-Denpasar, serta penerbangan sebaliknya sebanyak tiga kloter, yakni pagi, siang, dan sore.

Ia mengimbau pihak maskapai tetap memberikan pelayanan maksimal. "Kami harap pelayan seperti biasa. Untuk sementara penerbangan dari Malang-Jakarta dan Malang-Denpasar serta sebaliknya dialihkan ke Bandara Juanda, Sidoarjo," kata dia.

Kabar tersebut dibenarkan Direktur Distrik Sriwijaya Air Malang, Yusri Hamzah. Pihaknya patuh atas kebijakan otoritas bandara. "Sejak kemarin kami sudah lakukan pemberitahuan kepada calon penumpang. Ini gejala alam harus dimaklumi," kata dia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyebut kondisi Bromo tetap siaga dan mengeluarkan abu vulkanik. "Masih sama seperti kemarin intensitasnya, kami tetap siaga di daerah terdampak," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD, Bagyo Setyono.


(UWA)