Pilkada Malang

Kecewa, Pendukung Dewanti-Masrifah Datangi Kantor KPU

Miski    •    Sabtu, 12 Dec 2015 12:44 WIB
pilkada serentak
Kecewa, Pendukung Dewanti-Masrifah Datangi Kantor KPU
Ratusan pendukung Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi saat mendatangi Kantor KPU Kabupaten Malang. Foto: Metrotvnews.com/Miski

Metrotvnews com, Malang: Ratusan pendukung calon bupati dan wakil bupati Malang, Jawa Timur, Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi, berdemonstrasi di depan Kantor KPU Malang, Sabtu, 12 Desember. Mengatasnamakan relawan Malang Anyar, mereka mengenakan kaus merah dan pita merah putih di bagian tangan tanda kecewa terhadap penyelenggara pilkada.

Pantauan Metrotvnews.com, beberapa poster bertuliskan "KPU sarang penyamun", "Bupati modal sarung", "Perangi penjilat inkumben", "Komite Penyelenggara Uang (KPU)", "Pilbup Malang menuju Kota Sarung", dan "Panwaslu tidak adil"; dibentangkan. "KPU banci, KPU sarang penyamum, dan Panwaslu berat sebelah," teriak massa aksi.

Lantaran tidak juga ditanggapi KPU, massa saling dorong dengan aparat kepolisian. Namun, orator aksi segera menenangkan dan meminta massa tertib. "Kami ke sini menuntut keadilan. Pilkada Kabupaten Malang sudah dicurangi dan penyelenggara berpihak," kata orator aksi, Ali Akbar.

Ketua Tim Relawan Malang Anyar itu menilai pelanggaran yang dilakukan salah satu pasangan calon dibiarkan oleh penyelenggara. Padahal, selama masa tenang jelas-jelas calon itu membagikan sarung dan menyebar uang kepada warga.

"Kami ingin Pilkada bersih. Komisioner KPU dan Panwaslu jelas berpihak. Kami minta pilkada diulang," tegasnya.

Pilkada Kabupaten Malang diikuti tiga pasangan calon yakni Rendra Kresna-Sanusi, Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi, dan Nurcholis-M Mufidz. Hasil hitung cepat beberapa lembaga survei memperlihatkan pasangan Rendra-Sanusi unggul atas calon lain.


(UWA)