Bisa Produksi Sendiri, Pertamina Kurangi Impor Premium di 2016

Annisa ayu artanti    •    Sabtu, 12 Dec 2015 13:48 WIB
pertamina
Bisa Produksi Sendiri, Pertamina Kurangi Impor Premium di 2016
Ilustrasi -- FOTO: Antara/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) berencana mengurangi impor Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium tahun depan.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Ahmad Bambang, mengatakan, timnya memprediksi hal tersebut lantaran sebagian BBM produksi Pertamina sudah dibuat seluruhnya di dalam negeri seperti pertalite dan pertamax, begitu juga dengan premium.

"Pertalite sedang kita produksi dalam negeri, jadi Pertamax juga sudah penuh di dalam negeri. Premiumnya impornya tinggal kecil jadinya. Sudah turun 30 persen. Dulu sembilan juta barel sampai 10 juta barel per bulan. Sekarang tinggal lima jutaan barel per bulan," kata Ahmad, di Jakarta, seperti diberitakan Sabtu (12/12/2015).

Ahmad menjelaskan, sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan gasoline dengan kadar RON 88, Pertamina masih mengandalkan impor yakni sebesar 60 persen. Namun, impor itu akan berkurang di tahun depan karena 70 persen premium sudah dibuat di dalam negeri.

"Kan kemarin itu, kalau premium 60 persen impor, 40 persen dalam negeri. 60 persen itu terdiri dari sembilan juta barel sampai 10 juta barel. Sekarang tinggal lima juta barel. Turun 50 persen. Artinya sekarang komposisi impornya tinggal terbalik tinggal 30 persen. 70 persen sudah dalam negeri," ucap dia.

Ahmad menambahkan, perusahaan pelat merah ini, terus berupaya mengurangi impor premium dengan melakukan berbagai efisiensi. Salah satunya dengan mengandalkan kenaikan kapasitas kilang dalam negeri.

"Dengan efisiensi. Kalau impor ditekan lagi menunggu kapasitas kilang naik. Ini sudah lumayan bagus tinggal sedikit," tutup dia.


(AHL)