4 Pimpinan DPRD Muba Ditahan KPK

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 15 Dec 2015 18:50 WIB
kasus suap
4 Pimpinan DPRD Muba Ditahan KPK
Ketua DPRD Muba Riamon Iskandar-----MTVN/Yogi

Metrotvnews.com, Jakarta: Empat pimpinan DPRD Musi Banyuasin ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Penahanan dilakukan usai mereka menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Pantauan Metrotvnews.com, Ketua DPRD Muba Riamon Iskandar dan Wakil Ketua DPRD Islan Hanura merupakan legislator yang pertama kali keluar dari Gedung KPK pukul 17.20 WIB. Keduanya tampak mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.

Saat keluar, keduanya hanya diam. Raimon dan Islan enggan menjawab pertanyaan wartawan yang mencecarnya soal kasus suap yang menjerat mereka. Mereka kemudian masuk ke mobil tahanan.

Beberapa menit kemudian, keluar dua Wakil Ketua DPRD Muba Darwin A.H. dan Aidil Fitri. Keduanya juga bersetelan rompi tahanan dan enggan berkomentar. Mereka juga buru-buru memilih masuk ke mobil tahanan.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak menjelaskan, tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan. "Ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur," kata Yuyuk di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (15/12/2015).

Hari ini keempatnya diperiksa dalam kasus dugaan suap ke DPRD Muba dalam persetujuan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2014 dan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015. Mereka diusut dalam statusnya sebagai tersangka.

Sejatinya, Bupati Muba Pahri Azhari dan istrinya Lucianty Pahri yang juga anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan turut diperiksa sebagai tersangka. Namun, pasangan suami-istri ini mangkir.


(TII)