Universitas Brawijaya Terbaik dalam Keterbukaan Informasi Publik

Miski    •    Rabu, 16 Dec 2015 10:33 WIB
pendidikan
Universitas Brawijaya Terbaik dalam Keterbukaan Informasi Publik

Metrotvnews.com, Malang: Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, dinobatkan sebagai universitas paling terbuka atas informasi publik dari Komisi Informasi Pusat dengan nilai 87,861 persen. Predikat ini mengalahkan Universitas Gadjah Mada (UGM) 77,653 persen diperingkat kedua, dan Universitas Indonesia (UI) 62,796 persen diperingkat tiga.

Humas UB Malang, Anang Sujoko, mengatakan predikat tersebut berkat jerih payah semua civitas akademika. Selama ini, universitas terus berbenah soal keterbukaan informasi.

Anang mencontohkan, saat Eksekutif Mahasiswa (EM) menuntut keterbukaan perumusan Uang Kuliah Tunggal (UKT), pihak rektorat menyertakan mahasiswa dalam dialog tersebut.

"Sehingga informasi yang kurang maksimal akhirnya bisa diterima utuh oleh mahasiswa. Mereka bisa mengerti kenapa UKT nilainya segini," kata dia, Rabu (16/12/2015).

Meski mendapat predikat terbaik, Anang mengakui beberapa bulan terakhir komunikasi antara mahasiswa dan pers kurang baik yang menyebabkan jurnalis enggan bersinggungan dengan civitas akademik kampus.

Ia mengakui peran media dalam menyampaikan informasi sangat penting, sehingga kegiatan yang perlu tersampaikan ke publik tidak hanya dikonsumsi mahasiswa dan dosen.

"Setelah kami evaluasi murni faktor internal yang belum maksimal. Dan kondisi itu sudah dijelaskan ke teman-teman media. Kami terus koordinasi di setiap jurusan dan fakultas," ungkap dosen Ilmu Komunikasi Fisip UB ini.

Anang menambahkan, selama satu tahun paling banyak pengajuan keterbukaan informasi meliputi data keuangan, sumber daya manusia. Sedangkan, keluhan yang banyak masuk seputar sarana prasarana dan ketersediaan teknologi.

"Masalah integral servis, desiminasi informasi hingga prosedur manual pengajuan informasi yang menjadi prioritas kami ke depan," pungkasnya.

Untuk diketahui kategori penilaian keterbukaan informasi publik meliputi, indeks kepuasaan masyarakat, kelengkapan informasi yang disampaikan, dan mekanisme serta syarat mendapatkan informasi.

Adanya program E-Complaint secara online dan ketersediaan kotak surat di kampus sangat efektif, sehingga berbagai keluhan, pertanyaan seputar universitas dapat direspon secara baik.

Website universitas saat ini menyajikan informasi yang cukup lengkap. Baik profil universitas, informasi pendaftaran mahasiswa baru, hingga prosedur pembayaran uang kuliah ditampilkan.


(MEL)