Kapal yang Tenggelam di Batam Memuat 10 Ribu Ton Pipa

Hendri Kremer    •    Kamis, 17 Dec 2015 16:38 WIB
kapal tenggelam
Kapal yang Tenggelam di Batam Memuat 10 Ribu Ton Pipa
Lanal Batam menunjukkan anjungan depan kapal MV Thorco Cloud di perairan Batam, Ant - MN Kanwa

Metrotvnews.com, Batam: Peristiwa kecelakaan kapal kargo yang tenggelam di Perairan Beranti, Belakangpadang, Batam, Kepulauan Riau, berlangsung cepat. Menurut Rudolfo Demate, salah seorang awak yang selamat, kapal tenggelam hanya dalam waktu kurang lebih 30 menit.

Rudolfo merupakan satu dari enam awak yang selamat dari kejadian itu. Rudolfo dan lima rekannya kini berada di ruang medis Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Batam, Kamis 17 Desember.

Sementara enam rekannya yang lain masih dalam proses pencarian. Dugaan sementara menyebutkan keenam orang itu terjebak di dalam kapal yang tenggelam.

"Hingga kini, proses pencarian korban masih dilakukan," kata Komandan Badan SAR Nasional Batam, Herminto.

Kepada petugas, ungkap Herminto, Rudolfo mengatakan kapal kargo MV Thorco Cloud memuat pipa untuk kebutuhan industri perminyakan. Sedikitnya 10 ribu ton pipa berada di dalam kapal yang hendak berlayar menuju Emirat Arab.

Sekira pukul 16.30 WIB, Rabu 16 Desember 2015, kapal berangkat dari pelabuhan Batu Ampar, Batam. Dalam perjalanan, kurang lebih pukul 20.00 WIB, kru kapal mendengar bunyi seperti tabrakan. Padahal, suasana laut tenang. Namun cuaca sedikit berkabut dan hujan di sekitar perairan Batam.

Tak lama setelah mendengar bunyi, kru merasa kapal menungging ke dalam laut. Muatan pipa pun berguling dan ikut tenggelam ke laut. Sehingga badan kapal dengan cepat menghujam ke dasar laut.

Herminto mengatakan kru menghubungi otoritas laut sekira pukul 21.00 WIB. Badan SAR menurunkan tim dan mencapai lokasi sekira pukul 22.19 WIB. Tim langsung mengevakuasi kru yang selamat menuju KPLP Batam.


(RRN)