Ini Cara Kresna Tingkatkan Kapasitas Pasar Modal

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 18 Dec 2015 15:23 WIB
kresna graha sekurindo
Ini Cara Kresna Tingkatkan Kapasitas Pasar Modal
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) memiliki cara khusus untuk menggenjot pasar modal Indonesia bisa lebih baik lagi ke depannya. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menciptakan Program Edukasi Bagi Calon Pelaku Pasar (investor) di bursa.

Selain melakukan edukasi, Kresna juga akan menambah jumlah investor baru dengan menggenjot kantor cabang yang dimiliki, termasuk merangkul perusahaan lain agar bisa mencatatkan saham di bursa.

"Kami ingin beri kontribusi ke pasar modal negeri ini. Kami targetkan setiap kantor cabang bisa antarkan dua perusahaan untuk IPO," ujar Direktur Utama KREN Michael Steven, saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (18/12/2015).

Tidak berhenti di situ, Michael juga memiliki keinginan untuk gencar melakukan sosialisasi mengenai pasar modal kepada orang banyak dengan mengenalkan produk-produk investasi yang salah satunya adalah reksa dana. Sebab, produk investasi reksa dana sangat cocok bagi para investor yang memiliki banyak keterbatasan.

"Kami ingin masyarakat mengerti investasi, bukan hanya menabung di bank saja. Itu yang kami ingin lakukan," terangnya.

Ia menilai, dengan semakin jelasnya masyarakat terhadap produk investasi maka nantinya pasar modal di Tanah Air akan lebih bergairah. Bayangkan jika ada satu orang di tiap bulan menabung di reksa dana maka dampaknya akan luar biasa besar. 

"Satu orang reksa dana maka dalam satu tahun satu orang bisa menyumbang Rp1,4 miliar di 2020. Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengerti keuntungan dan bagaimana berinvestasi di pasar modal. Padahal, berinvestasi di pasar modal lebih sangat menguntungkan dibanding hanya menabung di bank," ungkap dia.

Menurutnya, keuntungan yang didapatkan dari menabung di bank sangat kecil. Paling tidak hanya mencapai tiga persen per tahun. Namun, jika menabung di saham, keuntungan yang didapatkan akan sangat besar.  

"Kalau dihitung-hitung itu satu tahunnya bisa untung 3-5 kali lipat," pungkas dia.


(ABD)