Keluarga Tunggu Itikad Baik Penembak Ajudan Kapolres Cilegon

Batur Parisi    •    Senin, 21 Dec 2015 01:37 WIB
penembakan
Keluarga Tunggu Itikad Baik Penembak Ajudan Kapolres Cilegon
Brigadir Iip Saihemi, ajudan Kapolres Cilegon, Banten, tengah dirawat di RSUD Banten. MTVN/Batur Parisi.

Metrotvnews.com, Serang: Keluarga Brigadir Iip Saihemi, ajudan Kapolres Cilegon, Banten, yang tertembak paha sebelah kanannya, masih menunggu itikad baik Brigadir Sutarjo, ajudan Kapolres Serang. Keluarga berharap Brigadir Sutarjo mau bertanggung jawab.

"Saya masih menunggu itikad baik Ajudan yang nembak. Walau dia sih sudah datang sambil nangis-nangis," kata ayah Brigadir Iip yang enggan disebutkan namanya kepada Metrotvnews.com, Minggu (20/12/2015).

Sang ayah menilai penembakan yang diduga dilakukan Brigadir Sutarjo bisa berakibat buruk bagi anaknya. Pasalnya, karier Iip bisa terancam bila kondisinya tak pulih seperti sedia kala. 

"Walau iya (musibah), kita tetap harus berusaha. Ini masalah fisik, kalau sudah cacat kan enggak kepakai lagi, bisa berhenti," kata sang ayah seraya meratapi anaknya.

Sementara, istri korban mengatakan peluru sudah dikeluarkan dan Brigadir Iip dalam keadaan membaik.  Namun, dari ujung kaki lip Saihemi hingga pangkal pahannya nampak jelas darah segar mengalir keluar dari dalam balutan perban hingga membasahi tempat dia terbaring.

"Pahanya tembus dan hasil rontgen, tulang pahanya zig-zag gitu," ucap sang istri seraya dengan sabar merawat suami yang terkulai lemas di RSUD Banten.

Penembakan terhadap Brigadir Iip Saihemi diketahui saat rapat Gelar Operasi (GO) persiapan jelang Natal dan Tahun Baru, sekitar pukul 09.00 WIB, Sabtu 19 Desember kemarin. Brigadir Iip Saihemi tertembak di bagian paha kanan oleh Ajudan Kapolres Serang Banten Brigadir Sutarjo di lingkungan Mapolda Banten.

Saat dihubungi wartawan, Kabid Humas Polda Banten AKBP Ermayadi tidak membantah peristiwa tersebut. Namun, dia menerangkan peristiwa itu terjadi saat anggotanya membersihkan senjata dan tanpa sengaja meletus. 

"Bukan sedang bercanda. Tapi sedang membersihkan senjata. Tiba-tiba ada letusan di senjata," kata Ermayadi.

Sementara, Kapolres Serang AKBP Nunung Saefudin belum dapat dihubungi terkait ajudannya yang diketahui dari pihak keluarga korban telah menembak Ajudan Kapolres Cilegon.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu berawal saat kedua ajudan tengah bercanda menggunakan senjata api saat menunggu para kapolres rapat gelar operasi persiapan Natal dan Tahun Baru 2016 di Markas Polda Banten. Tanpa maksud menembak, Brigadir Sutarjo mengokang senjatanya yang saat itu mengarah ke paha kanan Brigadir Iip Saihemi.

"Tiba-tiba senpi itu meledak dan mengenai paha ajudan Kapolres Cilegon," kata seorang anggota Polri yang enggan disebutkan namanya kepada Metrotvnews.com, Minggu tadi.

Saat ini, korban berada di Rumah Sakit Banten. Tim dokter telah mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang di pahanya. "Saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Banten," lanjut dia.

Saat Metrotvnews.com mendatangi RS Banten, petugas mengonfirmasikan hal itu. "Oh, yang tertembak kakinya itu dirawat di lantai 3 ruang 325," kata Shifa, staf informasi RSUD RS Banten.

Dodi Umbara, petugas keamanan RSUD Banten juga membenarkan perihal lip Saihemi dirawat di RSUD Banten. "Yang polisi ditembak itu yah, dia di rawat di sini," sebut dia.


(OGI)