JK Enggan Permasalahkan Pernyataan Masinton

Dheri Agriesta    •    Senin, 21 Dec 2015 20:18 WIB
jusuf kalla
JK Enggan Permasalahkan Pernyataan Masinton
Wakil Presiden Jusuf Kalla--Metrotvnews.com/Dheri Agriesta

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla enggan mempermasalahkan tudingan Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu yang meminta orang nomor dua di republik itu mundur. Masinton, kata JK, sudah ditegur PDI Perjuangan.

"Enggak, sudah ditegur sama PDI Perjuangan," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2015).

Mantan Politikus PDI Perjuangan yang kini menjabat sebagai Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan pandangan yang dikeluarkan Masinton bukan pandangan partai. Pernyataan itu murni pandangan pribadi.

Saat ditanyakan apakah akan melaporkan tudingan Masinton kepada pihak berwajib atas dugaan pencemaran nama baik, JK tersenyum. Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu tak ingin memperpanjang masalah.

"Ya sudahlah, kasian anak muda itu jadi corong oleh siapa-siapa itu. Siapa yang pakai dia jadi corong-corong macam itu, kan enggak ngerti soal kan," kata JK.

JK membantah sebagai sumber keributan dalam proyek listrik 35 ribu megawatt. Sikap yang ia ambil justru mempertahankan program yang telah disepakati demi kepentingan negara.

Jika ada pihak yang disalahkan, JK menilai Menteri yang tiba-tiba menolak mengerjakan program itu yang patut disalahkan. Selain itu, JK juga dituding sebagai biang kerok ribut perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia.

JK hanya menanyakan kepentingan Masinton mengeluarkan pernyataan itu. Ia juga menganggap tak memahami duduk perkara permasalahan yang ia komentari.

"Siapa yang dianggap salah? Yang benar saja, enggak ngerti orang itu. Jadi corong siapa, enggak ngerti saya," pungkas JK.

Kader PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menuding Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai sumber kegaduhan di pemerintahan. Masinton meminta Jusuf Kalla mundur.

"Otoritas kekuasaan yang digunakan untuk kepentingan bisnis akan memunculkan kegaduhan. Di mana episentrumnya? Titik besarnya di Wapres," ujar Masinton, Minggu 20 Desember.

Selain JK, Masinton juga menuntut Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said dicopot hengkang dari jajaran kabinet kerja.


(REN)