Klub dan Komunitas

86 Merapi Jeep Tour Community, Pelesiran di Lereng Merapi

Ahmad Garuda    •    Kamis, 12 Nov 2015 13:38 WIB
klub mobil
86 Merapi Jeep Tour Community, Pelesiran di Lereng Merapi
Mobil-mobil berjenis Jeep Amerika jadi ciri khas 86 Merapi Jeep Tour Community. MTVN/Ahmad Garuda

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sebelum Gunung Merapi di Yogyakarta meletus besar-besaran akhir tahun 2010 lalu, lereng gunung sangat jarang jadi lokasi wisata. Setelah gunung yang dulunya dijaga oleh Mbah Maridjan itu meletus besar-besaran tahun 2010 lalu, semuanya berubah.

Jalan raya yang menuju langsung ke bunker tempat berlindung dari awan panas jadi tertutup material muntahan Gunung Merapi. Sehingga perjalanan menuju ke sana pun harus ditempuh menggunakan mobil berpenggerak 4X4.

Wisatawan domestik menikmati rute perjalanan di lereng Gunung Merapi

Beberapa tahun berlalu, ternyata ini menjadi lahan wisata yang cukup mengasyikkan. Selain punya cerita sejarah tersendiri, komunitas pengguna mobil Jeep dan mobil-mobil berpenggerak 4X4 di Yogyakarta jadi punya lahan pekerjaan tambahan. Yaitu dengan menjadi guide berwisata di zona-zona bekas hempasan awan panas dan jalur lava.

Salah satu komunitas yang memanfaatkan potensi wisata bentukan Gunung Merapi ini adalah 86 Merapu Jeep Tour Community. Anggotanya adalah mereka yang menggunakan mobil Jeep asal Amerika.

"Sebenarnya dulu kami hanya menjadi tim evakuasi saat bencana gunung meletus. Seiring waktu, ternyata ini menjadi zona wisata dan semakin banyak permintaan dari wisatawan domestik dan manca negara. Makanya semakin banyak komunitas Jeep di Yogyakarta melakukannya," ujar Fitriadi, salah seorang anggota 86 Merapi Jeep Tour Community.

Adapun rute perjalanan yang ditawarkan terdapat beberapa tipe. Yaitu rute pendek dengan estimasi waktu perjalanan 60-75 menit (biaya Rp300 ribu - Rp350 ribu), kemudian rute sedang dengan estimasi 120 menit (biaya Rp400 ribu - Rp450 ribu) dan terakhir rute panjang sekitar 180 menit (biaya Rp500 ribu hingga Rp550 ribu).

Salah satu spot jalur trip yang akan dikunjungi para wisatawan, yaitu Batu Alien

Fitriadi menambahkan bahwa dalam komunitas mereka, persaudaraan dan kebersamaan adalah yang utama. Mereka juga mengutamakan kepuasan konsumen yang mereka antar ke tempat wisata. Jadi, meski tunggangannya rata-rata sudah mengalami penggantian tipe mesin seperti mengambil mesin Toyota Kijang LGX dan lain-lain, namun tak ada pembedaan di sana.


(UDA)