Komponen Otomotif

Cek Oli Berkala Cegah Kompresi Mesin Mobil Loyo

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 11 Aug 2017 14:04 WIB
komponen otomotif
Cek Oli Berkala Cegah Kompresi Mesin Mobil Loyo
Jaga kompresin dan bikin mesin lebih awet ganti oli sesuai anjuran pabrik. Allstarautosolutions

Metrotvnews.com, BSD City: Istilah 'mencegah lebih baik dari pada mengobati' juga berlaku dalam merawat mobil kesayangan. Hal ini sangat baik dilakukan agar dapat menghindari atau mengantisipasi kerusakan yang lebih parah serta menjaga keawetan mesin mobil Anda.

Jangan sampai mobil yang digunakan setiap hari untuk menunjang mobilitas Anda mengalami masalah, dan merembet pada kerusakan mesin yang lebih parah. Cara mudah adalah menyiapkan cairan pembersih ruang dan saluran oli pada mesin.

"Penting menjaga kebersihan ruang dan saluran oli pada mesin, termasuk untuk mobil yang jarang digunakan. Dalam jangka waktu lama biasanya akan akan terjadi endapan atau lumpur oli/oil sludge," papar Direktur BG Indonesia, Judi P Pangestu, kepada Metrotvnews.com di Indonesia Convention Exhibtion (ICE), BSD City, Tangerang Selatan, Kamis(21/08/2015).

Cairan pembersih ruang dan saluran oli pada mesin punya fungsi yang berbeda dengan pelumas, bisa dibilang menjadi cairan yang sangat fungsional. Bagi mobil yang jam terbangnya tinggi patut mempuyai cairan ini. Selain disebut memberikan proteksi, cairan ini juga bisa meningkatkan kompresi mesin.

Menurutnya, mesin kendaraan modern baik mobil berbahan bakar bensin atau diesel, mempunyai kompresi mesin yang tinggi dan dan saluran Hydraulic Function/Lifter yang lebih kecil. Kompresi mesin dan Sistem Hydraulic Lifter seperti VVTi/i-VTEC/VVT tersebut memegang peranan yang sangat penting agar performa mesin menjadi lebih tinggi, hemat BBM dan gas buang rendah.

"Cairan tersebut dapat mengatasi tiga permasalahan utama pada mesin modern. Pertama, lumpur oli/oil sludge dapat membuat viskositas dalam mesin meningkat dan dalam mesin modern hal ini dapat berubah jadi kerak di dalam ring piston. Kedua, deposit keras di dalam saluran Hydraylic Lifter menyebabkan performa VVTI/ i-VTEC/VVT mobil turun. Ketiga, deposit pada ring piston menguncup dan menyebabkan kompresi mesin menjadi turun, pelumas EPR hadir untuk mengatasi masalah-masalah tersebut." jelas Judi, yang merupakan produsen cairan Engine Performance Restoration (EPR).

Ada baiknya mulai sekarang pastikan mesin mobil Anda terawat dengan baik, seperti melakukan pengecekan oli secara berkala secara rutin. Meski jarang digunakan, pelumas mesin tetap sudah terkontaminasi meski kecil. Itu juga tetap mempengaruhi kondisi kualitas pelumas mesin.


(UDA)