Mobil Terendam Banjir? Pastikan Ditanggung Asuransi

Ekawan Raharja    •    Jumat, 02 Sep 2016 09:27 WIB
tips knowledge
Mobil Terendam Banjir? Pastikan Ditanggung Asuransi
Banjir di Kemang mengakibatkan beberapa mobil terendam. MI/Atet Dwi P

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa hari lalu kawasan Kemang, Jakarta Selatan, terjadi banjir yang merendam puluhan mobil. Tentu sang empunya sudah merasa was-was dalam kondisi seperti ini. Apalagi kalau bukan masalah mobil yang ditanggung pihak asuransi atau tidaknya.

Dituturkan Manager Survey dan Garda Center Garda Oto, Bangun Pambudi, Rabu (31/8/2016) di The Hook Jakarta Selatan, bahwa Mengacu kepada polis standar asuransi kendaraan bermotor Indonesia, jika hanya total lost only (TLO) dan comprehensive maka tidak ditanggung.

Polis standar asuransi kendaraan bermotor Indonesia BAB II pasal 3 menerangan mengenai pengecualiaan pertanggungan polis asuransi. Disebutkan lebih detail bahwa kerugian atau kerusakan akibat gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, tsunami, hujan es, genangan air, banjir, tanah longsor, atau gejala geologinya lainnya.

Pambudi menjelaskan lebih lanjut bisa saja konsumen meminta ganti rugi jika kendaraanya terkena banjir jika di awal polis sudah ada perluasan jaminan. Dia menekankan kunci dari asuransi adalah perjanjian di awal dan semua tercatat di polis asuransi.

"Saat mendaftarkan asuransi konsumen bisa meminta perluasan jaminan, misalkan untuk banjir, tanah longsor, atau kejadian huru-hara. Sehingga jika mobil mereka terkena banjir, longsor, huru-hara atau hal-hal perluasan jaminan yang sudah disepakati di awal, konsumen bisa klaim ke asuransi. Tapi tentu saja harganya akan berbeda jika ada perluasan jaminan," bebernya.

Tapi harus mengerti juga cara mengklaim asuransi, jika kebanjiran. Lantaran pihak asuransi akan memeriksa kerusakan yang terjadi di mobil yang terendam banjir tersebut. Jika ditemukan ada gejala seperti menghidupkan mesin mobil dan terjadi water hammer di mesinnya, maka polis akan gugur.

Cara paling aman adalah segera lapor ke pihak asuransi jika mobil sudah terendam air, dan tinggal menunggu mobil tersebut di angkut oleh pihak asuransi. Sehingga kerusakan yang terjadi saat pemeriksaan benar-benar bisa ditanggung.


(UDA)