Tips Knowledge

Susah Oper Gigi? Tanda Dekrup Mulai Rusak

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 25 Dec 2017 12:05 WIB
tips knowledge
Susah Oper Gigi? Tanda Dekrup Mulai Rusak
Cek berkala perseneling mobil transmisi manual agar tidak susah saat oper gigi. Digitaltrends

Jakarta: Perpindahan transmisi mobil, keras atau susah masuk saat oper gigi, biasanya ditemukan pada mobil transmisi manual. Hal ini bisa terjadi pada posisi gigi tertentu atau pada semua perpindahan gigi.

Kalau tidak diatasi akan berdampak kepada komponen lain dan tentunya tangan terasa capek saat memindahkan gigi. Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan perseneling mobil keras ini?

Menurut Fahmi, yang buka bengkel Fahmi Jaya Motor di Pengasinan, Bekasi Timur, Jawa Barat, susah masuk perseneling untuk semua perpindahan gigi diakibatkan rusaknya komponen dekrup karena usia pakai. Hal lain karena penggunaan merek/produk yang tidak orisinil sehingga tidak tahan lama.

"Selain itu penggunaan dekrup yang bukan produk/merek orisinil tidak hanya menyebabkan susah masuk gigi pada semua posisi, tetapi juga menyebabkan mesin bergetar dan terasa hingga ke bagian kemudi. Terutama jika mesin dalam kondisi panas atau kondisi kendaraan telah menempuh perjalanan jauh," beber Fahmi.

Contoh dekrup transmisi manual

Jika kondisinya terus dipaksakan dan tidak segera diperbaiki, akan merusak komponen gigi sinkronis yang terdapat di transmisi.

"Untuk gejala susah masuk gigi hanya pada posisi gigi tertentu saja penyebabnya berasal dari transmisi/gearbox pada komponen hub sinkronis. Itu pertanda hub sinkronis yang terdapat di transmisi telah rusak dan minta segera diganti akibat usia pakai," lanjutnya.

"Apabila komponen yang satu ini mengalami kerusakan, masalah lain yang terjadi adalah susah masuk pada posisi gigi tertentu adalah gigi suka melompat sendiri atau kembali pada posisi netral. Jika hal ini dipaksakan dan tidak segera diganti akan merusak gigi perseneling yang lain pada transmisi."

Untuk mobil yang menggunakan transmisi manual disarankan untuk segera memperbaiki apabila mengalami gejala-gejala tersebut. Selain mencegah rusaknya komponen lain, akan membuat perjalanan Anda lebih nyaman karena akan berpengaruh terhadap entengnya kopling dan perseneling lebih mudah masuk. Sehingga tidak membuat cepat lelah saat berkendara.


(UDA)