Safety Driving

Hand Brake 'Haram' Digunakan Saat Lampu Merah

Ekawan Raharja    •    Senin, 14 Nov 2016 09:00 WIB
safety driving
<i>Hand Brake</i> 'Haram' Digunakan Saat Lampu Merah
Pengunaan hand brake saat berhenti di lampu merah membuat tingkat kewaspadaan pengemdi menurun. Driver’s Ed Guru

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyak pengemudi yang mengaktifkan hand brake saat berhenti di lampu merah. Kebiasaan ini sebetulnya tidak dibenarkan. Menurut Sony Susmana, senior trainer Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), menggunakan hand brake membuat para pengemudi jadi kurang waspada dengan lingkungan sekitar.

"Banyak yang langsung tarik hand brake saat lampu merah. Biasanya mereka melakukan itu untuk sekadar melemaskan kaki dan pedal. Padahal tindakan ini salah," ujarnya seperi dikutip dari website resmi Hyundai.

"Pengemudi sudah menurunkan kewaspadaan ketika menghidupkan hand brake. Apabila ada bahaya yang datang, refleks pengemudi akan turun," tambahnya.

Sony menyarankan agar pengemudi untuk tetap menginjak pedal rem. Hal ini membuat lampu rem di belakang menyala. Dengan begitu, Anda memberi tanda ke belakang bahwa mobil sedang berhenti.

Selain itu, menginjak pedal rem juga membuat pengemudi bisa mengantisipasi jika terjadi benturan dari belakang atau menghindari kendaraan lain yang masuk ke jalur secara mendadak. Kecelakaan bisa dihindari dengan rem kaki. Andai tetap terjadi kecelakaan, setidaknya risiko cedera  dan mobil rusak bisa diminimalkan.

Sony yang sudah lama menggeluti dunia safety driving juga mengingatkan agar pengemudi tidak boleh lengah saat berhenti di lampu merah. 

"Tetap ada potensi bahaya yang mengancam, sebaiknya jangan gunakan hand brake," tutupnya. 


(HIL)