Tips Keselamatan Berkendara

Pahami Potensi Bahaya Berkendara di Jalan Tol

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 28 Dec 2018 09:58 WIB
tips mobilsafety drivingtips knowledge
Pahami Potensi Bahaya Berkendara di Jalan Tol
Perhatikan batas kecepatan kendaraan di jalan tol. Antara Foto/Zabur Karuru

Jakarta: Jalan tol di Indonesia terus berkembang. Diantaranya dari total 1.150 Km Tol Trans Jawa, sepanjang 933 Km Tol Trans Jawa telah tersambung sepenuhnya dari Merak-Grati (Pasuruan). Tapi yang disayangkan tak sedikit kecelakaan terjadi akibat pengendara memacu kecepatannya melebihi batas di jalan bebas hambatan ini.

Penting mewaspadai potensi-potensi bahaya yang mengintai saat berkendara di jalan tol. Tujuannya tak lain agar perjalanan Anda aman dan nyaman, serta selamat sampai tujuan. Untuk itu Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI), Sony Susmana berbagi tipsnya.

Jaga kondisi fisik pengemudi dan tidak memaksakan diri dalam melakukan perjalanan jauh. Tetap perhatikan waktu istirahat sesuai dengan kemampuan pengemudi dan penumpang (masimal 3-4 jam). Bagi yang membawa balita disarankan maksimal 1-2 jam untuk beristirahat. 

"Tidak disarankan memodifikasi kabin menjadi tempat tidur saat mobil sedang bergerak dgn alasan keamanan, artinya semua penumpang wajib menggunakan safety belt atau sabuk pengaman," kata Sony melalui ketarangan tertulisnya, Kamis 28 Desember 2018.



Petakan atau atur dimana letak rest area, pom bensin, bengkel serta tempat makan yg diinginkan untuk beristirahat dan merefresh kemampuan fisik, termasuk kendaraan Anda. Kemudian persiapkan kendaraan dan cek secara menyeluruh berikut komponennya, mulai dari kondisi ban, kondisi mesin hingga peralatan pendukung apabila terjadi masalah dalam perjalanan. 

"Atur waktu perjalanan dan komunikasikan dengan seluruh penumpang, untuk menyesuaikan kenyamanan pengemudi dan penumpang saat perjalanan," tambah Sony. 

Perhatikan kondisi lingkungan, seperti jalan menanjak dan menurun, perubahan cuaca yg kadang extreme, kelembapan udara, maupun angin yang berpotensi mengganggu keseimbangan mobil.  Apabila jarak pandang pendek, jangan pernah memaksakan diri, kurangi kecepatan dan cari tempat berhenti yang aman (rest area). 

"Kurangi kecepatan dan perhatikan rambu-rambu pada kond jalan yang kurang dipahami serta berpotensi salah arah tujuan. Cari informasi melalui media untuk cai tahu alternatif jalan tol yg baru atau belum pernah dilalui," tutup Sony.


(UDA)