Safety Driving

Muatan Berlebih, Waspadai Kondisi Terburuknya

Ekawan Raharja    •    Selasa, 27 Jun 2017 09:14 WIB
safety driving
Muatan Berlebih, Waspadai Kondisi Terburuknya
Sebuah mobil bak terbuka mengangkut muatan berlebih beserta para penumpang di jalur mudik Pantura, Indramayu, Senin (13/7). Kondisi tersebut dapat membahayakan diri para penumpang serta pengguna jalan lain di sekitarnya. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Musim lebaran Idul Fitri banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia untuk berpergian mengunjungi sanak saudara. Bagi yang pergi menggunakan mobil perlu diperhatikan kapasitas maksimal mobil agar tidak menggangu selama perjalanan.

Selain jumlah penumpang yang harus diperhatikan, jumlah barang bawaan juga harus diperhitungkan. Jangan sampai mobil mengangkut orang atau barang berlebihan karena beresiko merugikan diri sendiri dan orang lain.

Berikut beberapa risiko yang dikutip dari situs resmi Daihatsu kemungkinan bisa dialami jika membawa muatan berlebih di dalam mobil.

1. Ditilang Polisi
Polisi tentu akan menindak setiap pelanggaran yang mereka jumpai. Bahkan terkadang tidak segan-segan untuk menilang mobil yang membawa muatan berlebih

Dasar hukum penilangan kendaraan yang melebihi muatan biasa berlandaskan Undang-Undangn No 22 Tahun 2009 Pasal 307 dan Pasal 169 ayat (1). Hukumannya bisa berupa denda paling banyak Rp500 ribu.

2. Bensin akan Boros
Sudah pasti muatan yang berlebih akan membuat kinerja mesin semakin berat. Efeknya sudah pasti juga bensin semakin boros.

Jika dilakukan dalam waktu yang lama, pemilik mobil juga akan menanggung biaya bensin lebih besar. Kemungkinan juga beberapa komponen bisa lebih cepat rusak.

3. Ban bisa meletus
Efek buruk dari muatan mobil yang berlebihan juga akan menjalar ke ban mobil. Kendati ban dapat menanggung beban berat, namun jika digunakan untuk menempuh jarak jauh, ban bisa saja meledak dan berpotensi mengancam keselamatan penumpang.

Ban kendaraan di desain dengan sedemikian rupa, dan memiliki batasan kemampuan. Bahkan produsen ban sudah memberikan kode load index dan speed rating ban di bagian sidewall.

4. Mobil akan limbung ketika bermanuver
Mobil terasa limbung saat berada di tikungan karena bermuatan penuh. Terutama bila menempatkan barang di atap mobil akan semakin mengurangi kemampuan mobil untuk bermanuver.

Resiko kecelakaan semakin besar bila melintasi jalur yang berkelok penuh tanjakan dan jurang di kanan dan kiri jalan.

5. Akselerasi lambat
Semakin berat beban mobil maka beban mesin akan bertambah, dan efeknya akselerasi menjadi berkurang. Karena itu bersabarlah dan harus rela jika mobil disalip mobil lain.

6. Mengurangi kenyamanan perjalanan
Terakhir adalah komponen suspensi. Jangan biarkan muatan berlebih menyiksa suspensi. Apabila mobil mengenai lubang, suspensi akan menjadi sulit memantul akibat beban berlebih, sehingga kenyamanan berkendara berkurang. Yang paling parah, suspensi dapat patah karena hal tersebut.

Kemudian jika kabin penuh sesak, tentu ruang duduk penumpang semakin kecil. Jika melakukan perjalanan jangka panjang sangat tidak nyaman dan membuat badan cepat letih.


(UDA)