Tips Knowledge

Usai Libas Banjir, Waspadai Rem Tak Pakem

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 12 Dec 2017 13:19 WIB
tips knowledge
Usai Libas Banjir, Waspadai Rem Tak Pakem
Perhatikan kondisi rem setelah terobos genangan air atau banjir. MTVN

Jakarta: Hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Jakarta, banyak menyebabkan genangan air bahkan banjir di beberapa lokasi. Genangan air atau banjir yang menghadang, membuat sebagian kendaraan terpaksa menerobosnya untuk bisa melintas.

Jangan terlalu yakin dengan kondisi rem mobil Anda usai menerobos banjir, karena brake pad/kampas rem basah yang basah menjadi licin dan kemampuan pengereman akan berkurang. 

Hal ini ditegaskan Service Head Passenger Car Sun Star Motor Kudus, Sunarto, bahwa rem yang basah usai menerjang banjir cukup berisiko untuk penumpang. Jika brake pads/kampas rem basah, kemampuan pengereman akan berkurang. Hal itu terjadi karena brake pad menjadi licin.

"Untuk mengetahui brake pad basah atau tidak bisa didengar dari bunyi. Jika timbul bunyi decitan ketika pedal rem diinjak berarti brake pads basah," kata Sunarto, kepada medcom.id di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Sunarto menyarankan agar brake pad segera dikeringkan. Cara termudah dengan menekan pedal rem berulang kali saat berjalan.

"Mobil dijalankan dengan kecepatan rendah usai keluar dari genangan atau banjir. Saat mobil berjalan, injak pedal rem berulang kali agar brake pad cepat panas dan mengering," bebernya.

Bagi mobil Anda yang selama ini sering menerobos banjir, sebaiknya perhatikan kondisi rem, karena kampas rem mobil yang basah akan mengurangi kekuatan cengkeraman alias tidak pakem.


(UDA)