Tips Knowledge

Syarat dan Ketentuan Airbag Mengembang saat Kecelakaan

Ekawan Raharja    •    Jumat, 17 Nov 2017 09:42 WIB
tips knowledge
Syarat dan Ketentuan Airbag Mengembang saat Kecelakaan
Ada sejumlah syarat yang menentukan airbag mengembang atau tidak ketika kecelakaan terjadi. MTVN/Tri Kurniawan

Jakarta: Ketua (Dewan Perwakilan Rakyat), Setya Novanto, mengalami kecelakaan di sekitar Permata Hijau Jakarta pada Kamis (16/11/2017) malam. Jika melihat foto dan informasi yang diterima oleh Metrotvnews.com, airbag yang ada di dalam mobil Setya Novanto tidak mengembang.

Lantas kenapa airbag tersebut tidak mengembang? Padahal Toyota Fortuner VNT 2012 yang digunakannya sudah dibekali dengan dual airbag.

Menurut instruktur Safety Institute Indonesia, Dhany Ekasaputra, airbag tidak serta merta mengembang ketika terjadi kecelakaan. Ada beberapa syarat atau proses yang menentukan airbag dapat mengembang atau tidak.

"Airbag dipasang oleh pembuat kendaraan untuk keselamatan pengemudi dan penumpang. Biasanya airbag keluar dari setir/kemudi dan dashboard mobil," kata Dhany beberapa waktu lalu kepada Metrotvnews.com.

Dijelaskan, cara kerja airbag di mobil hanya akan mengembang apabila mobil mengalami tabrakan. Sensor airbag yang ada di bagian depan mobil, baru akan bereaksi jika mobil menghantam benda statis minimal kecepatan 40 kilometer per jam.

"Kita lihat juga kecepatan mobil saat tabrakan beruntun tersebut. Jika misalkan kecepatannya kurang dari 40 kilometer per jam, bisa jadi energi tabrakan sudah di serap oleh sasis mobil. Sensor airbag tidak mendeteksi energi tabrakan, jadi airbag tidak perlu mengembang," tambah Product Knowledge Planning Division PT Toyota-Astra Motor (TAM), Gandhi Ahimsa Putra, dikesempatan yang berbeda.

Gandhi juga mengingatkan syarat lain yang menentukan airbag mengembang atau tidak saat kecelakaan adalah posisi benturan terjadi. Hal ini terkait dengan posisi sensor airbag, yang biasanya diletakan di depan kiri dan kanan mobil. Jika tabrakan berada di samping, belakang, atau sudut tertentu membuat energi tabrakan tidak terbaca oleh sensor airbag.

Jadi bukan berarti setiap terjadi kecelakaan, airbag akan selalu mengembang. Sedangkan untuk kasus kecelakaan yang dialami Setya Novanto, mari kita tunggu saja pernyataan resmi dari pihak terkait.


(UDA)