Tips Knowledge

In-car-tainment, Bisa Picu Kecelakaan Lalu Lintas

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 26 Sep 2017 11:50 WIB
safety drivingtips knowledge
In-car-tainment, Bisa Picu Kecelakaan Lalu Lintas
Pengemudi harus fokus ketika mengendarai mobilnya. Indepaudio

Metrotvnews.com, Jakarta: Penggunaan sistem in-car-tainment/hiburan aftermarket di mobil, kian beragam. Namun jangan sampai pemasangan perangkat hiburan di mobil jadi penyebab kecelakaan.

"Perlu diingat perangkat hiburan di mobil bukan untuk pengemudi, itu untuk penumpang lainnya," ucap Senior Instruktur Indonesia Road Safety (IRSA), Poedyo Santosa, saat berbincang dengan Metrotvnews,com di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pria energik ini menjelaskan bahwa mengemudi mobil merupakan kegiatan utama. Diperlukan konsentrasi penuh agar mobil tetap melaju dengan benar dan baik, serta meminimalisir efek kecelakaan.

"Indera di tubuh kita ini harus fokus bekerja, mereka tidak bisa bekerja secara multi tasking," tambah Poedya.

Poedyo mencontohkan seseorang sedang membalas pesan melalui gawainya. Sering kali orang yang mengajak berbicara ditahan untuk tidak berbicara agar bisa membalas pesan di gawai dengan benar.

"Menyetir mobil juga seperti itu. Kalau mata tertuju ke layar LCD menonton film atau telinga terlalu asik mendengarkan musik, mereka rawan terkena kecelakaan karena fokusnya terbagi-bagi dan itu berbahaya," tutupnya.

Namun untuk menjaga keamanan dalam berkendara, bisa dengan menggunakan perangkat hiburan sewajarnya saja. Lantaran perangkat hiburan yang berlebihan terutama untuk layar monitor LCD dan lain sebagainya, bisa mengganggu fokus dalam berkendara.


(UDA)