Tips Knowledge

Jangan Abaikan Penggantian Oli Gardan

M. Bagus Rachmanto    •    Kamis, 22 Jun 2017 08:08 WIB
tips knowledge
Jangan Abaikan Penggantian Oli Gardan
Cek berkala gardan mobil Anda biar lebih awet. Wikihow

Metrotvnews.com, Jakarta: Salah satu persiapan mudik yang umum dilakukan sebagian pemilik adalah mengganti pelumas/oli mesin mobil. Namun perlu diingat, selain mesin, ada komponen utama lainnya yang juga memiliki pelumas, yakni gardan dan transmisi.

Meski punya peran penting, gardan dan transmisi kerap terlupakan oleh pemilik mobil. Padahal keduanya juga wajib diganti secara berkala agar tidak berhenti atau macet secara tiba-tiba.

Toha, mekanik yang praktik di bengkel Pit Stop di bilangan Jakarta Timur menjelaskan, gardan atau differensial yang terdapat di mobil penggerak roda belakang, berfungsi meneruskan tenaga putar yang dihasilkan mesin menuju roda. Komponen tersebut umumnya terpasang di bagian tengah poros roda belakang.

Sementara transmisi bertugas untuk mentransfer putaran dan tenaga mesin ke roda, sehingga mobil dapat bergerak maju dan mundur. Tanpa transmisi mesin yang berputar tidaklah berarti apa-apa.

Contoh transmisi mobil

"Oli gardan berfungsi mencegah keausan crown wheel gear dan pinion gear yang ada di dalam gardan, dan oli transmisi yang ada pada mobil manual maupun matic, fungsinya untuk memperhalus pergantian gigi dan mencegah agar tidak mudah aus," beber Toha saat berbincang dengan Metrotvnews.com, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Toha menjelaskan, bahwa penggantian oli gardan sama dengan oli transmisi manual, yakni bisa bertahan sampai setiap 10 ribu kilometer. Untuk oli transmisi mobil matic bisa bertahan sampai 20 ribu kilometer.

Membiarkan oli yang sudah melewati batas pemakaian terlalu lama, akan menimbulkan masalah di gardan. Di antaranya timbul suara mendengung. Suara itu muncul lantaran komponen yang ada di dalam gardan maupun transmisi mengalami gesekan.

Penyebabnya bisa dari oli yang berkurang, dan oli dengan tingkat viskositas yang sudah tidak sesuai dengan kualifikasi yang disyaratkan untuk gardan.

Untuk mencegah kerusakan lebih parah, penting melakukan pengecekan secara berkala. Di antaranya dengan mengganti oli yang sesuai dengan spesifikasi pabrikan. Sehingga gardan dapat bekerja lebih optimal sekaligus menjaga kondisinya lebih awet.


(UDA)