Tips Mobil

Waspada Penyebab dan Efek Jamur di Kepala Aki

Ekawan Raharja    •    Kamis, 26 Oct 2017 17:02 WIB
tips mobil
Waspada Penyebab dan Efek Jamur di Kepala Aki
Aki perlu dijaga kebersihannya agar tidak menggangu kinerjanya. Bosch

Metrotvnews.com: Meski posisi aki terpasang di balik kap mesin, namun komponen ini harus diperhatikan kondisinya. Tidak cuma masalah performanya, namun kebersihan dari komponen ini juga harus dijaga. Salah satunya mengenai jamur yang bisa hinggap di aki.

Jamur di aki sering menempel kutub positif dan kutub negatif aki dengan warna khasnya putih kehijauan dan berbentuk serbuk. Kekuatan melekatnya cukup kuat di area ujung kabel dan terminal aki. Pada awalnya, jamur di aki hanya bermunculan dalam jumlah kecil namun jika dibiarkan dalam waktu lama, akan bertambah banyak dan dapat menutupi permukaan kepala aki.

Jamur di aki muncul karena hasil residu yang terjadi saat proses sistem pengisian alternator ke dalam aki. Saat kondisi normal, jamur di aki dapat muncul namun hanya sedikit saja, tetapi ada penyebab lain yang dapat menimbulkan jamur di aki lebih cepat menumpuk di kepala aki.

Salah satu penyebabnya adalah terjadinya over charge, yaitu pengisian yang dihasilkan oleh alternator ke aki terlalu berlebihan sehingga kepala aki menjadi panas dan akan mempercepat terjadinya jamur. Penyebab lainnya antara lain kepala aki yang longgar namun posisi masih menempel di kepala aki sehingga saat mesin hidup alternator bekerja dan menghasilkan pengisian. Efek dari kepala aki longgar tersebut dapat menimbulkan panas di kepala aki.

Menempelnya jamur di kepala aki dapat mengganggu kinerja dari aki dan sistem pengisian (alternator), seperti dikutip dari astraworld. Terutama saat alternator menghasilkan tegangan untuk pengisian ke aki dapat terhambat oleh jamur yang berada di ujung kabel utama yang menempel di kepala aki.
 
Jika aki mobil anda sudah terlihat berjamur, sebaiknya langsung dibersihkan untuk menghindari kinerja aki yang menurun karena faktor jamur tersebut. Cara membersihkannya cukup mudah, hanya perlu menggunakan air panas untuk disiramkan secukupnya di area kepala aki lalu disikat dengan sikat gigi atau sikat berukuran kecil agar menjangkau celah kecil sehingga bersih secara menyeluruh.

Lalu siram kembali dengan air panas agar hasil kotoran yang disikat dapat terbuang. Setelah proses tersebut, berikan gemuk pada area yang telah dibersihkan. Untuk hasil yang lebih maksimal, lepas kabel dari kepala aki saat proses pembersihan berlangsung, sehingga bagian dari dalam kabel pengikat kepala aki dapat lebih mudah untuk dibersihkan.
 
Jika kepala aki selalu dalam keadaan bersih tanpa jamur, maka kelistrikan dapat bekerja dengan normal, baik dari sisi sistem pengisian alternator ke aki ataupun dari aki ke kelistrikan mesin dan ke komponen lain yang butuh tenaga listrik.

Dengan tidak adanya hambatan yang disebabkan jamur di kepala aki akan membuat usia aki dapat lebih lama karena pengisian yang dihasilkan oleh alternator dapat diterima dengan baik oleh aki tanpa gangguan.


(UDA)