Mau Libas Banjir? Perhatikan Komponen Vital Mobil

Ekawan Raharja    •    Rabu, 31 Aug 2016 08:53 WIB
tips mobil
Mau Libas Banjir? Perhatikan Komponen Vital Mobil
Jangan sembarangan menerobos banjir sebelum mengetahui anatomi komponen mobil dengan pasti. MI/M Irvan

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa wilayah di Indonesia, khususnya Jakarta, sudah mulai tergenang banjir. Pengendara mobil yang ingin melintas pun harus memperhatikan beberapa hal sebelum menerobos banjir.

Direktur Rifat Drive Labs, Rifat Sungkar, berujar bagian katup hisap merupakan bagian penting yang harus diperhatikan. Jangan sampai bagian tersebut kemasukan air karena akan membuat mesin mati.

"Banyak yang bilang, kalau melewati banjir RPM harus di jaga, agar air tak masuk lewat knalpot. Sebenarnya ini anggapan yang salah, karena kemungkinan air masuk knalpot cukup kecil untuk mobil-mobil modern. Kalaupun ada gejala masuk, maka RPM akan otomatis menyesuaikan. Tapi yang perlu diketahui adalah air intake mobil posisinya di sebelah mana," jelas Rifat.

Kemudian untuk mobil keluaran lama bagian kelistrikan kunci kontak distributor (delco), sedangkan untuk mobil baru letak Sensor crankshaft position (CKP) dan kabel busi yang diperhatikan pula.

Ketiga komponen tersebut merupakan sumber pengapian agar mobil tetap hidup, jika seal pelindungnya telah rusak/jelek dan terkena cipratan air, dipastikan mobil akan langsung mogok.

Namun bagaimanapun, pengemudi sebaiknya tidak melintasi genangan banjir karena terbilang cukup bahaya. Apabila pengemudi tidak cermat dan tidak tampaknya kondisi jalanan, maka akan membahayakan penumpang dan mobil yang digunakan.

"Bahaya kendaraan yang melewati banjir, dimana bahayanya bisa mengancam pengemudi bersama penumpang sekaligus kendaraan itu sendiri," terang Ketua Umum AvanzaXenia Indonesia Club (AXIC), Darlan Nuryandi, dikesempatan terpisah.

Dia pun menambahkan bahwa perbaikan kendaraan yang sudah terkena banjir tidak akan bisa mengembalikan mobil ke kondisi 100 persen seperti awal. Sehingga hal ini akan disosialisasikan kepada anggota AXIC dan masyarakat untuk tidak menerobos banjir.


(UDA)