Tips Knowledge

Masuk Musim Hujan, Segera Cek Kondisi Ban Kendaraan

Ainto Harry Budiawan    •    Selasa, 04 Sep 2018 08:13 WIB
tips knowledge
Masuk Musim Hujan, Segera Cek Kondisi Ban Kendaraan
Cek kondisi ban, musim hujan rentan bikin efek aquaplaning saat berkendara.

Jakarta: Masuki bulan September, beberapa wilayah Indonesia sudah diguyur hujan. Sebagai warga yang selalu menggunakan kendaraan pribadi, sudah layaknya mempersiapkan kendaraan agar lebih aman digunakan saat musim penghujan.

Salah satu komponen yang wajib diperiksa adalah ban kendaraan. Pasalnya karena hanya komponen ini yang bersentuhan dengan jalanan, serta punya tugas menopang beban kendaraan, sekaligus menentukan arah.

"Kontak ban yang kecil harus dimaksimalkan, namun saat hujan bidang kontak akan lebih kecil lagi. Salah satu yang harus diperhatikan yakni ketebalan tapak ban," buka Rudy Novianto, indstruktur dari Sentul Driving Course.

Minimum ketebalan adalah dua milimeter sebelum menyentuh TWI (tread wear indicator). Usahakan tapak ban tidak sampai rata dengan TWI, yang berupa tonjokan garis pada ban.

"Kalau saat kondisi kering hal itu tidak masalah, tapi saat hujan itu bisa bikin repot," sambungnya disela peluncuran Goodyear Assurance Triplemax 2 di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Maka hal yang sama juga berlaku untuk sepeda motor, tentu ketebalan ban jadi penting, karena motor hanay ditopang sepasang roda saja. Keseimbangan motor yang terganggu, bukan tak mungkin jadi penyebab kecelakaan.

Indikator TWI bisa dilihat di dinding ban, dengan berupa tanda segitiga. Jika ditarik garis lurus mengarah ketapak ban, indikator ini akan menunjukkan tonjolan garis pada alur ban.


(UDA)