Perawatan Kendaraan

Tiga Komponen Mobil yang Rentan Terhadap Air Bertekanan

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 25 Sep 2018 07:59 WIB
perawatan kendaraantips knowledge
Tiga Komponen Mobil yang Rentan Terhadap Air Bertekanan
Beberapa bagian mobil rawan untuk disemprot dengan air bertekanan. HMI

Jakarta: Mencuci mobil bagian dari perawatan, dan perlu dilakukan agar mobil bersih serta terhindar dari korosi. Namun perlu diketahui, penggunaan air bertekanan saat mencuci ternyata membahayakan beberapa bagian mobil.

Dikutip dari situs resmi Hyundai, beberapa komponen mobil rawan terkena air bertekanan, jika salah-salah disemprotkan, bisa jadi bagian tersebut menjadi bermasalah. Berikut tiga komponen yang perlu diwaspadai ketika mencuci mobil menggunakan air bertekanan.

Sensor-sensor
Komponen ini erat kaitannya dengan kelistrikan. Salah satunya adalah sensor parkir yang rentan kotor dan beresiko saat pencucian dengan air bertekanan, karena di bawah sel plastik ada sensor yang rawan terkena air.

Kemudian sensor kelistrikan di bagian lampu-lampu juga tidak harus dihindari dari semprotan air bertekanan. Sudah pasti bagian ini rawan konslet dan bisa saja menyebabkan kebakaran mobil. Lalu sensor ABS di bagian roda, juga rawan rusak jika kena air bertekanan.

Lapisan Anti Karat
Menyemprot dengan air bertekanan dapat mengikis lapisan anti karat yang ada di mobil, seperti di bagian rumah roda. Bahkan beberapa pencucian mobil menyikat bagian rumah roda untuk menghilangkan noda yang bandel, dan jelas memperparah rusaknya lapisan anti karat.

Bodi Mobil
Bagian ini memang paling kecil rusak akibat air bertekanan. Namun jika mobil sudah pernah di cat ulang dengan kualitas rendah, sebaiknya dihindari. Selain menimbulkan goresan dari kotoran yang menempel, nantinya juga dapat berpengaruh ke tingkat presisi cat mobil itu.

Nah sudah tahu bukan bagian-bagian mobil yang pantang di semprot. Jadi jangan sampai salah semprot, bisa-bisa biayanya bonus biaya reparasi dan penggantian komponen. Selamat mencuci mobil.


(UDA)