Pesan Rio Haryanto kepada Siswa SMA Soal Safety Riding

Krisna Octavianus    •    Minggu, 06 Nov 2016 12:00 WIB
safety riding
Pesan Rio Haryanto kepada Siswa SMA Soal <i>Safety Riding</i>
Rio Haryanto (keempat dari kiri) saat menghadiri acara puncak Michelin Safety Academy (Foto: MTVN/Krisna)

Metrotvnews.com, Jakarta: Michelin Safety Academy (MSA menggelar kampanye keselamatan berkendara kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jakarta. Acara itu juga dihadiri pembalap muda Indonesia, Rio Haryanto pada Sabtu 5 November di Djakarta Theater, Jakarta Pusat. Selain itu, hadir pula Direktur Regional Michelin, Pascal Nouvellon, Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto, dan Perwakilan Korlantas Jakarta Yulli Kurniawan.

Sebanyak 250 peserta yang telah mengikuti pelatihan teori dan praktik berkendara hadir dalam acara penutupan di Djakarta Theater. 

"MSA adalah wujud nyata kampanye Michelin Perfection in Safety untuk mendorong upaya meningkatkan keselamatan berkendara. Kami sangat bangga dapat menghadirkan Rio Haryanto untuk berbagi pengalaman, tips, dan trik berkendara yang aman di jalan raya. Pembekalan keselamatan berkendara sejak dini sangat penting untuk ditumbuhkan dan ditularkan. Kamk berharap sosok Rio mampu menginspirasi dan mendorong generasi muda menjadi pengemudi yang bertanggung jawab," ujar Pascal Nouvellon.

Berkendara secara aman juga menjadi perhatian serius bagi Rio Haryanto. Pembalap yang memperkuat Manor Racing pada F1 2016 itu berharap para peserta MSA tahun ini bisa mengimplementasikan ilmu secara baik dan benar. 

"Disiplin adalah kunci dalam berkendara. Apabila berkendara menggunakan mobil harus pakai sabuk pengaman dan patuhi rambu lalu lintas. Jika tidak, risiko besar untuk membahayakan pengendara lainnya. Tanggung jawab, tidak cuma untuk diri sendiri tetapi untuk orang lain," ujar Rio Haryanto.

"Gunakan semua pengetahuan berharga yang telah kalian dapatkan dalam beberapa minggu terakhir ini dalam kehidupan sehari-hari," lanjut Rio.

Michelin berharap MSA bisa menekan angka kecelakaan di Indonesia. Maklum, angka korban akibat kecelakaan di negeri ini sangat tinggi. Menurut data Korlantas Polri, setidaknya ada tiga orang meninggal dalam satu jam akibat kecelakaan kendaraan bermotor di Indonesia.


(HIL)