Tips Knowledge

Kenali Gejala Transmisi Mobil Matic yang Bermasalah

M. Bagus Rachmanto    •    Kamis, 09 Nov 2017 08:14 WIB
tips mobiltips knowledge
Kenali Gejala Transmisi Mobil Matic yang Bermasalah
Kenali ciri atau gejala kerusakan transmisi matic di mobil Anda. YourMechanic

Metrotvnews.com, Jakarta: Memperlakukan mobil matic/otomatis tentu berbeda dengan mobil transmisi manual. Jika salah penggunaan dan perawatannya, transmisi matic berpotensi cepat rusak.

"Melakukan perawatan berkala salah satu cara mendeteksi dini jika transmisi matic mobil bermasalah dan meminimalkan kerusakan yang lebih parah," kata Toha, mekanik bengkel Pit Stop saat berbincang dengan Metrotvnews.com, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ada cara untuk mengenali ciri atau gejala kerusakan transmisi matic di mobil Anda. Umumnya, perpindahan gigi transmisi matic yang masih normal cukup halus. Namun apabila perpindahan gigi awal terasa ada sentakan keras dan membuat mobil seperti didorong, ditakutkan ada masalah di sistem utamanya.

Contoh gear transmisi mobil matic

Sentakan keras tersebut bisa disebabkan kerusakan di sistem elektronis serta mekanis. Biasanya diakibatkan  selenoid pressure bocor. Sehingga oli transmisi tak dapat menjaga perpindahan gigi saat rpm optimal tercapai dan menyebabkan sentakan saat perpindahan gigi.

"Jangan sampai terlambat mengganti oli transmisi. Ganti oli transmisi secara teratur dan rutin setiap 25.000 km dan maksimal 50.000 km. Selalu gunakan pelumas transmisi yang dianjurkan oleh produsen mobil," tutup Toha.

Nah, bagi Anda yang ingin membeli mobil matic second atau bekas, ada baiknya memperhatikan ciri atau tanda-tanda tersebut. Jangan sampai mobil matic yang baru Anda beli bermasalah di bagian transmisinya. Karena dapat dipastikan, biaya perbaikan transmisi mobil matic tidak sedikit alias lebih mahal ketimbang manual.


(UDA)