Tips Knowledge

Ban Kurang Tekanan Angin, BBM jadi Boros?

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 04 Jul 2017 14:10 WIB
tips knowledge
Ban Kurang Tekanan Angin, BBM jadi Boros?
Ban yang kurang angin aus di bagian bahu. The Ranger Station

Metrotvnews.com, Jakarta: Salah satu faktor yang membuat borosnya konsumsi bahan bakar (BBM) saat berkendara ternyata tak hanya faktor mekanis saja, melainkan berhubungan dengan banyak hal. Termasuk cara berkendara, komponen yang aus, atau yang banyak tak disadari seperti tekanan angin ban yang kurang.

Menjaga tekanan angin yang sesuai ukuran agar lebih awet dan berkendara juga lebih aman itu wajib. Tapi efeknya pada konsumsi bahan bakar adalah hal yang tak banyak dihiraukan atau tak disadari oleh para pengguna kendaraan bermotor.

General Manager Marketing & Sales Retail GT Radial, Arijanto Notorahardjo menjelaskan, tekanan angin yang kurang atau under inflated akan menyebabkan keausan pada ban di bagian bahu. Serta menghambat laju kendaraan karena beban semakin berat.

Lantaran beban jadi lebih berat, mesin cenderung akan meraung atau harus berada di RPM (putaran mesin) lebih tinggi untuk bisa menggulirkan roda pada putaran normal. RPM tinggi inilah yang membuat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) lebih boros.

Dia menambahkan, bahwa berdasarkan hasil riset Departemen Energi Amerika Serikat menunjukan, setiap adanya penurunan tekanan angin ban 1 pound per squence inchi (psi) akan menaikan konsumsi bahan bakar sebesar 0,4 persen.

Jika menggunakan ban standar bawaan pabrikan mobil, besarnya tekanan yang dianjurkan harus sesuai dengan label info yang tertera/menempel di pilar pintu pengemudi. Atau di posisi lain yang ditunjukan dalam buku manual kendaraan.


(UDA)